Busana-busana liturgis yang dikenakan dalam perayaan Misa mengalami perkembangan seturut berjalannya waktu. Namun demikian, sejak masa-masa awali Gereja, busana liturgis telah dikenakan oleh para imam untuk merayakan Misa. Walau para imam dari Perjanjian Lama mengenakan busana liturgis dalam ritus-ritus liturgis mereka, namun busana-busana liturgis “Kristiani” tidak sungguh diambil dari sana; tetapi, busana-busana liturgis Kristiani ini merupakan perkembangan dari busana Graeco-Romawi, termasuk budaya religiusnya. Meski begitu, gagasan dari Perjanjian Lama mengenai suatu busana khusus yang harus dikenakan dalam melaksanakan ritus-ritus liturgis sungguh mempengaruhi Gereja. St Hieronimus menegaskan, “Agama Ilahi memiliki satu busana dalam pelayanan hal-hal kudus, dan busana lain dalam interaksi dan hidup sehari-hari.” Setelah disahkannya kekristenan pada tahun 313M, Gereja terus menyempurnakan “siapa mengenakan apa, bilamana, dan bagaimana” hingga sekitar tahun 800 ketika norma-norma liturgis perihal busana pada dasarnya distandarisasi dan tetap sama hingga pembaharuan sesudah Konsili Vatikan Kedua. Sekarang ini, untuk perayaan Misa, seorang imam mengenakan amik, alba, single, stola dan kasula. AMIK, Tanda Perlindungan .Amik adalah selembar kain lenan putih berbentuk segi empat dengan dua tali panjang di dua ujungnya. Imam mengenakannya sekeliling leher, menutupi bahu dan pundak, menyilangkan kedua tali di depan (membentuk salib St Andreas), dan lalu membawa tali ke belakang punggung, melilitkannya sekeliling pinggang dan mengikatkannya dengan suatu simpul. Tujuan praktis amik adalah untuk menutupi jubah biasa imam, dan untuk menyerap keringat dari kepala dan leher. Di kalangan Graeco-Romawi, amik adalah penutup kepala, seringkali dikenakan di bawah topi baja para prajurit Romawi untuk menyerap keringat, dengan demikian mencegah keringat menetes ke mata. Tujuan rohani amik adalah mengingatkan imam akan nasehat St Paulus, “Terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah” (Ef 6:17).Doa ketika mengenakan amik: “Tuhan, letakkanlah pelindung keselamatan pada kepalaku untuk menangkis segala serangan setan.”
Bagi seluruh orangtua dan peserta retret akbar muda-mudi untuk hadir dalam pertemuan “ Briefing” pada hari Minggu, 24 Juni, pkl.11.00 di aula Santa Anna. Seluruh peserta diharapkan hadir tepat waktu. Contaoc Person : 0817.6957092 [ Anton, 0817.99.21.600 [ Ebiet ] ; 08176008896 [ Reyner ]
Pada hari Minggu, 17 Juni, pkl.10.30 di Aula Santo Benedictus. Mohon partisipasi para pendonor.
Sehubungan dengan karya pastoran dalam bidang keamanan gereja dan Hubungan kemasyarakatan terhadap lingkungan sekitarnya adakan diadakan sarasehan pada tgl. 17 Juni, pkl. 10.30 di aula Santa Anna. Mohon kehadiran koorwil, Hak, Kerawam, Sub seksi Tata Laksana, pelayanan sosial, OMK, Komunika. Pengumuman ini sebagai Undangan.
Untuk bulan Juli, Agustus, September 2012. Para ketua lingkungan diharapkan untuk mengambil Jadwal tersebut dikotak lingkungan masing-masing.




