| TANGGAL | PAGI | SORE |
| 9,12,13 Desember 2013 | 07.30 s.d. 10.00 | 17.00 s.d. 20.00 |
| TANGGAL | PAGI | SORE |
| 9,12,13 Desember 2013 | 07.30 s.d. 10.00 | 17.00 s.d. 20.00 |
| TGL | PUKUL | KETERANGAN |
| 24 Desember | 17.00 | Misa Umum |
| 21.30 | Misa Umum | |
| 25 Desember | 06.00 | Misa Umum |
| 09.30 | Misa Anak-anak | |
| 17.00 | Misa Umum | |
| 25 Desember | 07.30 | Gereja Santo Ambrosius VMM |
| 31 Desember | 19.30 | Misa malam tahun baru OMK |
| 1 Januari | 06.00 | Misa Tahun Baru |
Akan diadakan pada hari Sabtu, 14 Desember, pukul.09.00, pertemuan orangtua bayi akan diadakan pada hari Rabu, 11 Desember , pukul : 19.30 di aula Santa Dorotea. Formulir Pendaftaran dapat diambil di Sekretariat para jam kerja
Masa Liturgi Adven menandai masa persiapan rohani umat beriman sebelum Natal. Adven dimulai pada hari Minggu terdekat sebelum Pesta St. Andreas Rasul (30 November). Masa Adven berlangsung selama empat hari Minggu dan empat minggu persiapan, meskipun minggu terakhir Adven pada umumnya terpotong dengan tibanya Hari Natal.Masa Adven mengalami perkembangan dalam kehidupan rohani Gereja. Sejarah asal-mula Adven sulit ditentukan dengan tepat. Dalam bentuk awalnya, yang bermula dari Perancis, Masa Adven merupakan masa persiapan menyambut Hari Raya Epifani, hari di mana para calon dibaptis menjadi warga Gereja; jadi persiapan Adven amat mirip dengan Prapaskah dengan penekanan pada doa dan puasa yang berlangsung selama tiga minggu dan kemudian diperpanjang menjadi 40 hari. Pada tahun 380, Konsili lokal Saragossa, Spanyol menetapkan tiga minggu masa puasa sebelum Epifani. Diilhami oleh peraturan Prapaskah, Konsili lokal Macon, Perancis, pada tahun 581 menetapkan bahwa mulai tanggal 11 November (pesta St. Martinus dari Tours) hingga Hari Natal, umat beriman berpuasa pada hari Senin, Rabu dan Jumat. Lama-kelamaan, praktek serupa menyebar ke Inggris. Di Roma, masa persiapan Adven belum ada hingga abad keenam, dan dipandang sebagai masa persiapan menyambut Natal dengan ikatan pantang puasa yang lebih ringan.Gereja secara bertahap mulai lebih membakukan perayaan Adven. Buku Doa Misa Gelasian, yang menurut tradisi diterbitkan oleh Paus St. Gelasius I (wafat thn 496), adalah yang pertama menerapkan Liturgi Adven selama lima Hari Minggu. Di kemudian hari, Paus St. Gregorius I (wafat thn 604) memperkaya liturgi ini dengan menyusun doa-doa, antifon, bacaan-bacaan dan tanggapan. Sekitar abad kesembilan, Gereja menetapkan Minggu Adven Pertama sebagai awal tahun penanggalan Gereja. Dan akhirnya, Paus St. Gregorius VII (wafat thn 1095) mengurangi jumlah hari Minggu dalam Masa Adven menjadi empat.
Meskipun sejarah Adven agak “kurang jelas”, makna Masa Adven tetap terfokus pada kedatangan Kristus (Adven berasal dari bahasa Latin “adventus”, artinya “datang”). Katekismus Gereja Katolik menekankan makna ganda “kedatangan” ini: “Dalam perayaan liturgi Adven, Gereja menghidupkan lagi penantian akan Mesias; dengan demikian umat beriman mengambil bagian dalam persiapan yang lama menjelang kedatangan pertama Penebus dan membaharui di dalamnya kerinduan akan kedatangan-Nya yang kedua” (no. 524). Oleh sebab itu, di satu pihak, umat beriman merefleksikan kembali dan didorong untuk merayakan kedatangan Kristus yang pertama ke dalam dunia ini. Kita merenungkan kembali misteri inkarnasi yang agung ketika Kristus merendahkan diri, mengambil rupa manusia, dan masuk dalam dimensi ruang dan waktu guna membebaskan kita dari dosa. Di lain pihak, kita ingat dalam Syahadat bahwa Kristus akan datang kembali untuk mengadili orang yang hidup dan mati dan kita harus siap untuk bertemu dengannya.Suatu cara yang baik dan saleh untuk membantu kita dalam masa persiapan Adven adalah dengan memasang Lingkaran Adven. Lingkaran Adven merupakan suatu lingkaran, tanpa awal dan akhir: jadi kita diajak untuk merenungkan bagaimana kehidupan kita, di sini dan sekarang ini, ikut ambil bagian dalam rencana keselamatan Allah yang kekal dan bagaimana kita berharap dapat dapat ikut ambil bagian dalam kehidupan kekal di kerajaan surga. Lingkaran Adven terbuat dari tumbuh-tumbuhan segar, sebab Kristus datang guna memberi kita hidup baru melalui sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya. Tiga batang lilin berwarna ungu melambangkan tobat, persiapan dan kurban; sebatang lilin berwarna merah muda melambangkan hal yang sama, tetapi dengan menekankan Minggu Adven Ketiga, Minggu Gaudate, saat kita bersukacita karena persiapan kita sekarang sudah mendekati akhir. Terang itu sendiri melambangkan Kristus, yang datang ke dalam dunia untuk menghalau kuasa gelap kejahatan dan menunjukkan kepada kita jalan kebenaran. Gerak maju penyalaan lilin setiap hari menunjukkan semakin bertambahnya kesiapan kita untuk berjumpa dengan Kristus. Setiap keluarga sebaiknya memasang satu Lingkaran Adven, menyalakannya saat santap malam bersama dan memanjatkan doa-doa khusus. Kebiasaan ini akan membantu setiap keluarga untuk memfokuskan diri pada makna Natal yang sebenarnya.Secara keseluruhan, selama Masa Adven kita berjuang untuk menggenapi apa yang kita daraskan dalam doa pembukaan Misa Minggu Adven Pertama: “Bapa di surga… tambahkanlah kerinduan kami akan Kristus, Juruselamat kami, dan berilah kami kekuatan untuk bertumbuh dalam kasih, agar fajar kedatangan-Nya membuat kami bersukacita atas kehadiran-Nya dan menyambut terang kebenaran-Nya. Diambil dari: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin The Arlington Catholic Herald.”
Hari Natal yang diperingati setiap 25 Desember tentunya menjadi salah satu momen penting bagi seluruh umat Kristiani. Bagi mereka, hari kelahiran Yesus Kristus ini dimaknai sebagai salah satu bentuk dari kebaikan dan kesederhanaan Tuhan. Anda ingin tahu lebih dalam mengenai : MAKNA NATAL, silahkan hadir pada tanggal 2 Desember, pukul: 09.30 di aula Santa Dorotea bersama Pastor Lukas Sulaeman,OSC
DARI KERAGUAN MENUJU IMAN YANG MENGHIDUPKAN
KUBUR KOSONG
CERMIN SIKAP HIDUP
KEMULIAAN DI BALIK KAIN UNGU
HIDUP DI DALAM TERANG
MATA AIR KEHIDUPAN
PERJALANAN IMAN
KETAATAN
KEHENDAK BEBAS YANG BAIK DAN BENAR
Taman Makam Cibadung (Februari 2022)
KOMUNITAS DEI VERBUM (KDV)
YMKA membuka sesi 2 bagi Warga
VIVI JULIATI - Berbagi Maka Akan Berlipat Ganda
Warta Monika 12 Apr 2026
Warta Monika 05 Apr 2026
Warta Monika 29 Mar 2026
Warta Monika 22 Mar 2026
