"Rosario" berasal dari kata bahasa Latin "rosa", artinya "bunga mawar". Sedangkan "rosario" artinya "rangkaian atau untaian karangan bunga mawar". Di Eropa dulu (dan sampai sekarang), bunga mempunyai arti yang sangat penting. Bunga bisa diberikan kepada seseorang sebagai tanda cinta, sayang atau hormat.Pada abad pertengahan khususnya, seorang hamba mempunyai kebiasaan merangkaikan karangan bunga mawar untuk kemudian dipersembahkan kepada tuannya. Diperkirakan bahwa umat Kristen pada zaman ini secara imitatif mengambil alih kebiasaan ini. Dalam devosi kepada Maria, umat Kristen menyadari diri sebagai hamba-hamba Maria. Lalu sebagai pelayaan Maria mereka merangkaikan bunga mawar (wreaths and crowns of roses) untuk dipersembahkan kpd Maria. Demikianlah devosi marial pada abad pertengahan berpusat pada simbol bunga mawar. Caranya: Umat Kristen merangkaikan bunga mawar itu semacam mahkota, lalu meletakannya di rumah ibadat di depan gambar atau patung St. Maria. Dalam proses merangkaikan bunga mawar itu, mereka mengucapkan litani pujian kepada Maria. Dengan itu tidak terlalu sulit untuk memahami bahwa biji tasbih atau manik-manik yang sekarang lebih dikenal dengan nama BIJI ROSARIO merupakan perkembangan untaian mahkota bunga mawar itu.Diambil dari : http://www.imankatolik.or.id
Akan diadakan pada hari Rabu,15 Oktober, jam 10.00 di aula Santa Dorotea. Pengumuman ini sebagai UNDANGAN
[ Hari pangan Sedunia ], para ketua lingkungan yang belum mengambil bahan tersebut , bahan dapat di ambil di Sekretariat paroki pada jam kerja
Akan diadakan pada hari Minggu, 26 Oktober 2014 dalam Perayaan Ekaristi bersama umat, Minggu sore pk. 17.00 – 18.50. Kegiatan ini terbuka untuk pasutri yang merayakan HUP-nya pada bulan Oktober. Pendaftaran pada Ketua Lingkungan; mengisi formulir pendaftaran di sekretariat Paroki dan mengembalikannya pada kotak yang tersedia, dengan melampirkan fotocopy surat perkawinan (testimonium matrimoni); atau melalui telepon ke nomor 0811 8801 627 (Sipri) atau 0813 9837 3528 (Josy). Seluruh Umat diundang untuk berpartisipasi dalam meneguhkan hidup perkawinan keluarga-keluarga di paroki kita
[1]. Definisi: Doa Rosario: doa kepada atau melalaui Maria dengan mendaraskan 150 kali Salam Maria sambil merenungkan peristiwa-peristiwa inti hidup Yesus dan Maria sambil menghitung biji rosario (to keep truck). [2]. Rosario dalam sejumlah agama: Kebiasaan berdoa dengan menggunakan hitungan biji-bijian sudah sangat tua usianya. [a] Orang peru kuno sudah memakai hitungan manil-manik dalam doa mereka. [b]. Di Ninive (abad IX BC) ditemukan angka pahatan yang memperlihatkan sebuah untaian manik-manik.[c].Orang Islam, Hindu, Bunda di Cina, India dan Jepang sudah lama mengenal kebiasaan berdoa sambil memakai hitungan biji-bijian.[d].Umat Islam khususnya mengenal doa yang disebut "doa tasbih", yaitu doa yang terdiri atas sebuah untaian 99 butir untuk menyebut nama Allah yang Mahaesa.[e].Tasbih yang sama sudah ada pada umat Kristen Timur (Yunani) sejak lama yang mengulang-ulang doa pendek tertentu dengan menyebut nama Allah dan Yesus Kristus.[f].Rangkaian doa tasbih ditemukan dalam kubur Santa Getrudis dari Nivella pada abad yang ke IV.[g]. Para pertapa di padang gurung dulu juga biasa memakai hitungan biji tasbih dalam doa mereka. Para pertapa itu mempunyai sebuah bakul yang berisikan kelereng yang berfungsi untuk menghubungkan doa-doa mereka yang mereka ucapkan setiap hari.Itu berarti, pemakaian hitungan biji tasbih dalam doa-doa sudah sangat tua usia nya dan merupakan suatu gejala umum pada setiap agama, dan umumnya bertujuan untuk MENGHITUNG DOA-DOA TERTENTU SEHINGGA MUDAH DIDARASKAN BERSAMA DAN UNTUK MENCIPTAKAN KONSENTRASI WAKTU BERDOA. Diambil : http://www.imankatolik.or.id




