
WARTA MONIKA 05 JUNI 2016
1. WARTA MONIKA. Berita / Informasi / Pengumuman yang akan dimuat di Warta Monika, silahkan email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. paling lambat hari selasa jam 12.00 WIB.
2. MARI MENGIKUTI PERAYAAN EKARISTI dengan :
- Berpakaianlah yang pantas dan sopan
- Datang lebih awal untuk menyiapkan hati.
- Jagalah suasana khidmat, matikan semua alat komunikasi
- Ikuti petunjuk petugas tata laksana dengan tertib.
- Selama misa berlangsung, tunjukkan sikap yang layak untuk menghormati kehadiran Tuhan.
- Dampingi anak-anak selama misa berlangsung, jangan biarkan mengganggu suasana khidmat.
- Ikuti perayaan Ekaristi dengan tata cara liturgi yang benar.
- Jangan kuliner selama misa berlangsung.
- Jaga kebersihan gereja dan lingkungannya
- Pulang misa setelah menerima berkat dengan membawa tugas perutusan.
- Mari berubah, bersama kita bisa. (Pendamping Komsos)
5. PA-PS Santa Monika akan mengadakan Camping Rohani tanggal 28-30 juni 2016. Dimohon partisipasi dari anggota PA-PS. Informasi lebih lanjut hubungi : Oswald (08111010140).
6. BINA IMAN REMAJA (BIR) akan mengadakan Safari Trek pada tanggal 12 Juni 2016. Peserta dari kelas 4 SD - 3 SMP. Pendaftaran dibuka setiap selesai misa. Informasi lebih lanjut hubungi : Vendy (08979132638) atau Astrid (081298597561)
7. DONOR DARAH kegiatan sosial Donor Darah di Paroki Serpong Santa Monika ruang Santa Benedictus pada hari Minggu, tgl. 12 Juni 2016 pukul 10.30 - 13.30 WIB.
10. KATEKESE ROSARIO Tema 5: Lukas 2:48-51 Maria menemukan Yesus di Bait Allah “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah BapaKu? Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakanNya kepada mereka”. (Bapa, PuteraMu sepenuhnya hidup demi kemuliaanMu dan keselamatan kami. Bentuklah kami menjadi serupa dengan PuteraMu.
Renungan: Bunda Maria berduka terpisah dari Yesus, bahkan tak tahu di mana Ia berada, betapa lamanya masa tiga hari itu bagi Maria; serasa tiga abad lamanya. Dalam dukacita ini saja Bunda Maria mengeluh; secara halus ditegurnya Yesus setelah ia menemukan-Nya, “Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau. Maria yang sabar, walaupun panik tetap bertanggung jawab memperhatikan Yesus yang sempat selama tiga hari berpisah.
Refleksi:
- Apakah sebagai orang tua memperhatikan pendidikan anak usia remaja?
- Apakah orang tua kadang berbeda dengan cita-cita anak?
- Bukankah anak adalah titipan Allah?
Tema 6: Yohanes 2:1-11 Perkawinan di Kana
Atas permintaan Maria, bundaNya, Yesus mengatasi kekurangan anggur, “Hal itu dilakukan Yesus…sebagai yang pertama dari tanda-tandaNya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaanNya, dan murid-muridNya percaya kepadaNya”.(Bapa, tolonglah kami mampu menghadapi setiap masalah hidup ini dengan tenang sambil mengandalkan kasihMu kepada kami).
Renungan: Masalah kehabisan anggur ini pasti menimbulkan rasa malu, jika apa yang mereka hidangkan tidak lengkap; Mungkin mereka bukan orang kaya, dan jumlah anggur yang mereka sediakan pas-pasan. Ada kemungkinan adalah kerabat dari mempelai itu, sehingga Maria terlibat dalam urusan konsumsi di pernikahan itu, dan dia dapat mengemukakan hal ini dan juga dapat memberi perintah kepada pelayan-pelayan.
Maria datang kepada Yesus untuk menceritakan bahwa persediaan Anggur sudah habis. Maria menunjukkan sikap yang peduli pada orang lain dan berinisiatif, serta percaya bahwa Yesus mau dan mampu menyelesaikan masalah. Cinta Yesus kepada Maria ditunjukkan –Nya dengan melaksanakan permintaan Maria.
Refleksi: - Apakah kita cukup peka dan peduli dalam hidup berkeluarga salling memperhatikan antar keluarga?
- Bagaimana dengan keluarga kita dalam berelasi dengan keluarga-keluarga di komunitas/lingkungan kita?
Tema 7: 1 Tes 4:14;17 Maria diangkat ke Surga
“Jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa dengan perantaraan Yesus, Allah akan mengumpulkan bersama-sama dengan Dia mereka yang telah meninggal. Sesudah itu kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan”. (Bapa, berilah kami iman yang hidup, dan jadikanlah kami saksiMu di hadapan sesame kami).
Renungan: Gereja Katolik mengajarkan sebagai dogma bahwa Bunda Maria, ibu Yesus Kristus, “setelah menyelesaikan perjalanan hidup duniawinya, diangkat tubuh dan jiwanya ke dalam kemuliaan surga.” Hal ini berarti Maria dibawa ke surga dalam satu tubuh dan jiwa yang lengkap. Maria yang sabar, taat, beriman, setia, pasrah akhirnya dimuliakan Tuhan dengan diangkat ke Surga. Alkitab sebagai dasar Kitab Suci untuk memahami dogma Pengangkatan Maria ke surga, di mana Kristus, dalam pernyataan perjamuan terakhir-Nya, menjelaskan “Ketika Aku pergi dan menyediakan tempat untuk kamu, Aku akan datang kembali dan akan membawamu bersama dengan Aku, di mana Aku berada, di situ juga kamu harus ada”. Menurut teologi ajaran Katolik, Maria adalah sebuah jaminan dari pemenuhan janji Kristus. Kristus adalah yang sulung, yang bangkit dari antara orang mati. Semua orang akan dibangkitkan juga dalam persekutuan dengan Kristus. Hal itu akan terjadi pada akhir jaman. Tetapi Gereja Katolik menyatakan, Maria sudah menerima kurnia itu, pada saat kematiannya.
Refleksi:
- Bagaimana dengan kita sebagai keluarga dalam hidup yang penuh suka dan duka tetap setia dan taat pada Tuhan?
(Pendamping Katekese)




