|
25 September 2022 |
|
| 1. | MEWASPADAI KEGIATAN. Untuk kegiatan yang parkir kendaraan pesertanya di halaman gereja : Hindari terjadinya satu/dua/lebih kegiatan yang jumlah kendaraan pesertanya diperkirakan bakal melampaui batas kapasitas halaman gereja. Penyesuaian terhadap terbatasnya daya tampung halaman gereja ini perlu kita lakukan, demi kelangsungan kegiatan di paroki untuk jangka panjang. Marilah hal ini kita perhatikan bersama. Semoga kewaspadaan kita berguna untuk mengantisipasi agar tak terjadi kerepotan di kemudian hari, karena kekurang-hati2-an/ kekurang-cermatan kita sendiri. |
| 2. | SYARAT PERKAWINAN. Bagi pasangan yang hendak melangsungkan perkawinan di Paroki atau paroki lain, untuk syarat2 perkawinan silahkan datang ke Sekretariat Paroki pada jam kerja untuk lebih detail dan jelasnya. |
| 3. | MAJALAH KOMUNIKA. 04/XXII Juli-Agustus sudah terbit, diharapkan para ketua lingkungan / waklinya yang diberi delegasi untuk mengambil Majalah tersebut di ruang sekretariat Paroki pada jam kerja. |
| 4. | Seksi Kerasulan Keluarga - Paroki Serpong Gereja Santa Monika akan mengadakan Program *Membangun Rumah Tangga (MRT)* secara OFFLINE pada hari Sabtu & Minggu, 8 - 9 Oktober 2022. Tempat di Universitas Katolik Atmajaya BSD. Mulai Pukul 07.30 Ketentuan MRT offline : 1. Diprioritaskan untuk mereka yang akan menikah sampai dengan bulan April 2023. 2. Maksimal jumlah peserta adalah 25 pasangan. 3.Memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan panitia, mohon membaca detail di link pendaftaran berikut: Untuk info lebih lanjut, dapat menghubungi : July: WA 08129619411 Diana: WA 0817272312 |
| 5. | DIBUKA PENDAFTARAN BAPTIS BAYI. Diberitahukan kepada orang tua, bahwa Pendaftaran Baptisan Bayi untuk bulan Juli - Desember 2022 dapat dilakukan melalui aplikasi google form. Link pendaftaran sebagai berikut : |
|
|
|
| PENGUMUMAN PERKAWINAN |
| Pengumuman Pertama - Theresia Herdinta Nugrahani dari Lingkungan Santa Lidwina dengan Markus Galih Priyanto dari Paroki Pulo Gebang, Gereja Santo Gabriel. - Aurelya Angky Elizah dari Lingkungan Santo Klaudius dengan Timothy Filipi Cahyadi - Brigitta Gabriela Chandra dari Lingkungan Santa Fabiola dengan Nicholas Steven Rusli dari Paroki Santo Paulus – Bandung. - Andrie Susanto dari Lingkungan Santo Fransiskus Asisi dengan Juliana Muliadi dari Paroki Kedoya, Gereja Santo Andreas. |
| Pengumuman Kedua - Caroline Claudia Budiman dari Lingkungna Santo Leonardus dengan Barnabas Jordan Surjana dari Lingkungan Santo Mikael. - Angela Merici Prillisca dari Lingkungan Santo Christophorus dengan Ignatius Steven Aldi Hendrian dari Lingkungan Santa Hana. - Monica Regina Halim dari Lingkungan Santo Ignatius dengan Jonas Ezra Endriyan. - Brigitta Jesslyn Cynthia Kusnaidi dari Lingkungan Santo Barnabas dengan Rafael Edward Saputera dari Paroki Pluit, Gereja Stella Maris. - Leo Audrey Iswantelly Surya Tanjung dari Lingkungan Santo Dominikus dengan Elizabeth Felicia Junilla dari Paroki Santo Fransiskus Asisi – Bogor. - Stefanus Toni Kurniawan dari Lingkungan Santa Martha dengan Lauditta Ristyasa Rannu dari Paroki Bunda Maria – Cirebon. |
| Pengumuman Ketiga - Gisela Giovani Alice Halim dari Lingkungan Santo Agustinus dengan Christofer Ronny Octavianus dari Paroki Tangerang, Gereja HSPMTB. - Aurelia Shella dari Lingkungan Santa Ursula dengan Maximus Kriste Rengka dari Paroki Villa Melati Mas, Gereja Santo Ambrosius. - Blasius Ryan dari Lingkungan Santa Perawan Maria Ratu Rosario dengan Stevany dari Paroki Alam Sutera, Gereja Santo Laurensius. - Mikael Fransiskus Maria Jasin dari Lingkungan Santo Yoseph dengan Yessylia Violina dari Paroki Bintaro Jaya, Gereja Santa Maria Regina. - Agustinus Marco Martinez Meldo Pasaribu dari Lingkungan Santo Agustinus dengan Gisela Galuh Nourmalita Nahumury dari Paroki Blok B, Gereja Santo Yohanes Penginjil. - Yosef Aditya Rizky Ramadhana dari Lingkungan Santo Fransiskus Asisi dengan Aurelia Tina Susanto dari Paroki Pejompongan, Gereja Kristus Raja. - Daniel Glenardi Aditya dari Lingkungan Santo Sebastianus dengan Theresia Davina Tanaya dari Paroki VMM, Gereja Santo Ambroius. |
| Apabila saudara saudari mengetahui adanya halangan perkawinan tersebut dimohon memberitahukannya kepada Pastor Paroki. |





