Bapak/Ibu yang putra/putrinya dibaptis pada bulan itu, silahkan untuk segera mengambil foto tersebut di Sekretariat paroki pada jam kerja
Akan diadakan pada hari Sabtu, 24 September, pukul 10.00 di aula St. Benedictus. Diharapkan seluruh Lansia paroki untuk hadir. Pengumuman ini sebagai UNDANGAN
Santa Monika. Akan menyelenggarakan PENDALAMAN IMAN KATOLIK, dengan materi : Doa Mazmur, Mariologi, Liturgi Ekaristi, Sakramentologi, Hierarki dan Magisterium, serta Kitab Suci dan Tradisi. Pendgajaran akan dibawakan oleh para pastor dari Paroki, Dekanat dan KAJ, dan akan diadakan dari tanggal, 6 Oktober s.d. 24 November, pukul 19.30 – 21.30 di aula St. Anna. Pendaftaran dibuka untuk seluruh umat dan dapat dilakukan setiap hari Sabtu dan Minggu setelah Misa, diaula depan gereja
Bentuknya mirip sebuah gua besar dengan banyak lorong. Pada dindingnya terdapat ceruk-ceruk yang disebut Loculi. Di tiap dinding ada sekitar 20-30 ceruk dari atas ke bawah. Ceruk-ceruk itu tempat meletakkan jenazah umat beriman. Setiap ceruk bisa diisi 2-3 jenazah, lalu ditutup dengan batu atau marmer. Pada umumnya yang dimakamkan di katakombe adalah jemaat Kristiani pertama. Mereka dianiaya atau dibunuh karena membela ajaran Kristiani. Katakombe tidak hanya terdapat di Roma, tetapi juga di Malta, Afrika Utara, Asia Kecil, dan beberapa kota di Eropa Selatan seperti Paris dan Trier.Katakombe sendiri semula adalah makam bawah tanah; pernah menjadi tempat pengungsian dan persembunyian jemaat Kristen yang dianiaya. Mereka mengungsi ke dalam katakombe untuk bersatu hati, berdoa, dan menghibur satu sama lain. Suasana mencekam dan menakutkan berubah menjadi suasana teduh dan menentramkan saat mereka berkumpul. Mereka juga yakin bahwa banyak jenazah martir yang dikuburkan di katakombe bisa memberikan peneguhan rohani kepada mereka. Itu terjadi terutama pada abad kedua, pada masa pemerintahan Kaisar Valerianus yang melarang ibadat-ibadat Kristen. Di katakombe itu jemaat Kristen berkumpul untuk melaksanakan ibadat dan merayakan Ekaristi bersama.Setelah ditandatanganinya Edikta Milano, maka agama Kristen menjadi agama negara dan Kristen pun mulai berkembang dengan leluasa. Tetapi sekitar abad ketujuh terjadi penjarahan besar-besaran oleh sukubangsa Langobard dan suku bangsa barbarian lainnya. Mereka menjarah peralatan peribadatan dan merusak katakombe-katakombe. Akibatnya banyak jenazah martir yang hilang, meski ada juga yang masih bisa diselamatkan dan dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Sejak itu katakombe kembali menjadi tempat yang kosong, sunyi, dan gelap tak terurus sampai abad keenambelas. Penggalian purbakala yang dilakukan sekitar abad ketujuhbelas menemukan kembali reruntuhan katakombe, simbol, relief, ikon yang pernah digunakan jemaat Kristen awali sebagai bahasa sandi saat dalam pengajaran. (Dari berbagai sumber) “dikutip dari YESAYA: www.indocell.net/yesaya”
Untuk menyambut Misa Natal Bina Iman Anak 2011, maka akan dipersiapkan koor anak Paroki St. Monika [ usia kelas 3 – 6 SD ]. Latihan akan dimulai Sabtu.10 September, puku.09.00. dimohon bantuan Bapak/Ibu agar putera-puterinya dapat berpartisipasi dalam koor ini. Pendaftaran dapat dilakukan melalui Ibu. Ayin [ koordinator Bina Iman Anak ] / Hp.08989332665




