TOTALITAS TANPA BATAS

Bacaan I: Sir. 3:17-18.20.28-29; Bacaan II: Ibr. 12:18-19.22-24a; Bacaan Injil: Luk. 14:1.7-14.
TOTALITAS TANPA BATAS
Anthonius Gunawan Agung seorang kru AirNav sedang menjalankan tugasnya sebagai petugas Air Traffic Controller (ATC) di Bandara Mutiara SIS Al Jufri, Palu saat gempa terjadi di bulan September 2018 lalu. Gempa berkekuatan 7,4 SR membuat para petugas yang tidak sedang bertugas bergegas turun meninggalkan menara. Agung yang dipanggil-panggil untuk segera turun memilih tetap berada di tempatnya karena dia sedang mempersiapkan pesawat Batik Air lepas landas. Agung bertanggungjawab untuk menuntaskan tugasnya daripada menyelamatkan diri. Dia mengawal pesawat berisi 147 penumpang hingga roda meninggalkan landasan. Setelah itu Agung berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari menara. Ia jatuh dan sempat dibawa ke rumah sakit. Namun rupanya Santo Petrus telah membukakannya pintu sorga.
Kata-kata Yesus dalam bacaan Injil hari ini sungguh keras, "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku." (Luk 14:26). Kemudian Yesus menyambungnya dengan dua buah perumpamaan, yang pertama mengenai seorang yang ingin mendirikan menara akan mempersiapkan baik-baik semuanya agar bisa selesai. Yang kedua adalah seorang raja yang akan berperang, dia juga akan menghitung kekuatan pasukannya terlebih dahulu sebelum menyerang musuh atau mengajak damai. Sebagai penutup Yesus menegaskan bahwa untuk menjadi pengikut-Nya seseorang harus melepaskan diri dari segala yang menjadi miliknya (ay.33). Sebuah permintaan akan penyerahan diri secara total.
Manusia manakah dapat mengenal rencana Allah,… (Keb 9:13). Dalam usianya yang masih sangat muda, Anthonius Gunawan Agung telah menjadi teladan bagaimana membuat keputusan bahwa keselamatan orang banyak lebih penting daripada keselamatan diri sendiri. Kapten Pilot Batik Ari mengomentari aksi heroiknya, “He is a Guardian Angel”. Sementara situs berita CNN memberi judul laporannya Indonesia salutes air traffic controller who gave his life for others untuk melukiskan kepahlawanan Agung. Gave his life to others, sebuah totalitas tanpa batas, seperti yang dahulu Kristus lakukan bagi dunia. (CT)




