Bahagia Orang Benar (17-11-12)
Sabtu, 17 November 2012
St. Elisabet dari Hungaria, Biarwati 3 Yohanes 5-8;
Mazmur 112: 1-2, 3-4, 5-6;
Lukas 18: 1-8
BAHAGIA ORANG BENAR
Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? (Lukas 18:7)
Tanto adalah seorang anak yang baik. Dia rajin ke gereja.Suka mendoakan teman. Ia senang membantu sesama yang membutuhkan. Ia aktif di gereja sebagai anggota koor anak-anak di paroki. Karena itu, ia memiliki banyak teman, dan setiap orang yang senang kepadanya. Sementara itu, Tono adalah anak yang malas ke gereja. Ia tidak suka berdoa. Apalagi mendokan teman .Gemar berbohong. Teman-teman menjauhinya. Ia tidak memiliki teman.
Antara Tanto dan Tono, mana yang menurut kalian lebih bahagia? Tentu Tanto, bukan? Mengapa ? Karena Tanto hidup benar di hadapan Allah. Artinya, ia berbuat apa yang benar dan patuh. Seperti kata Raja Daud dalam mazmurnya : “Bahagia orang benar”.
Ingat ya teman-teman, dengan menjadi anak-anak yang berlaku benar di dalam Kristus, kita akan merasa bahagia. (Tmy)
Doa (†) :
Ya Bapa, kami percaya bahwa kami akan selalu bahagia asalkan kami selalu mengikuti jalan-Mu. Tuntunlah kami selalu, agar dapat terus berjalan bersama-Mu. Amin.




