Rabu, 14 November 2012
St. Nikolaus Tavelic; St. Yosef Pignatelli Titus 3:1-7;
Mazmur 23:1-3a,3b-4,5,6;
Lukas 17:11-19
DI MANAKAH YANG SEMBILAN ORANG ITU ?
“Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?" (Lukas 8:36)
Yesus berjalan menuju Yerusalem menyusuri perbatasan Samaria dan Galilea. Saat Yesus masuk ke sebuah desa, datanglah 10 orang kusta menemui-Nya. Mereka berdiri agak jauh, dan berteriak agar Yesus mengasihani mereka. Yesus pun memandanga mereka. Ia menyuruh mereka pergi memperlihatkan diri mereka kepada para imam. Saat 10 orang kusta itu di tengah jalan, mereka menjadi sembuh. Seorang dari orang kusta itu adalah seorang Samaria. Ia kemudian kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring. Ia pun tersungkur di depan kaki Yesus. Ia mengucap syukur kepada-Nya. Melihat hal itu Yesus menjadi heran. Ia bertanya mengapa hanya satu orang yang kembali setelah mereka disembuhkan. Dimanakah yang sembilan orang lainnya ? Mengapa mereka tidak kembali untuk memuliakan Allah seperti orang Samaria itu ?
Sahabat terkasih, mari kita belajar dari orang Samaria yang sakit kusta hari ini. Jangan lupa untuk mengucap syukur kepada Allah setelah kita menerima berkat-Nya. Juga kalau bapak ibu ataupun pembantu berbuat sesuatu yang baik pada kita, jangan lupa: Terima kasih! Bisa ‘kan ? (RBS)
Doa(†) :
Ya Allah, bentuklah hati kami untuk selalu bersyukur atas apa pun yang Kau berikan kepada kami. Amin.




