Apa isi iman Katolik? Iman Katolik adalah iman akan hidup yang kekal. Kitab suci memberikan tiga kebenaran yang jelas. Pertama, hidup yang kekal, yaitu mengenal satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah diutus (Yohanes 17:3). Kedua, Allah Juruselamat menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran (1 Timotius 2:3-4). Ketiga, semua diselamatkan hanya di dalam nama Yesus (Kisah 4:12). Bagaimana iman Katolik itu dibangun? Tradisi besar katekismus Katolik mengajarkan bahwa iman Katolik dibangun di atas empat pilar. Pertama, pengakuan iman atau syahadat (the Creed). Kedua, sakramen-sakramen iman (the Sacraments). Ketiga, kehidupan iman atau perintah-perintah (the Commandments). Keempat, doa orang beriman (the Our Father – the Lord’s Prayer).
Apa isi iman Katolik? Iman Katolik adalah iman akan hidup yang kekal. Kitab suci memberikan tiga kebenaran yang jelas. Pertama, hidup yang kekal, yaitu mengenal satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah diutus (Yohanes 17:3). Kedua, Allah Juruselamat menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran (1 Timotius 2:3-4). Ketiga, semua diselamatkan hanya di dalam nama Yesus (Kisah 4:12). Bagaimana iman Katolik itu dibangun? Tradisi besar katekismus Katolik mengajarkan bahwa iman Katolik dibangun di atas empat pilar. Pertama, pengakuan iman atau syahadat (the Creed). Kedua, sakramen-sakramen iman (the Sacraments). Ketiga, kehidupan iman atau perintah-perintah (the Commandments). Keempat, doa orang beriman (the Our Father – the Lord’s Prayer).
Di dalam gereja katolik, kita kenal dgn sebutan hierarki gereja. Yang termasuk dalam golongan ini adalah Paus, Kardinal,Uskup,Imam diosesan dan imam biarawan. Tahukah kita kalau dalam Keusupan-keuskupan itu dikenal jabatan uskup agung, uskup koajutor,uskup auxilier dan masih ada yang lain. Dalam edisi ini kami akan menampilkan beberapa pengertian uskup-uskup itu. Kiranya dapat menjadi sumber pengetahuan baru bagi kita semua : Uskup Agung : Disebut metropolit jika ia menggembalakan Keuskupan Agung dan mengetuai propinsi gerejani. Keuskupan Agung biasanya menjadi gereja induk bagi keuskupan sufragan-nya. Ada pula uskup agung bukan metropolit seperti Singapura. Uskup : Pemangku jabatan tertinggi dalam keuskupannya. Setelah tahbisan uskup, ia menjalankan tugas pelayanan yang tidak bisa dihapus darinya. Tugasnya mencakup kegembalaan dan mengajar. Ia disebut juga uskup diosesan. Uskup Koajutor. Uskup Bantu yang punya hak mengganti Uskup diosesan. Bila uskup diosesan wafat, mengundurkan diri atau pindah ke keuskupan lain ia langsung diangkat menjadi uskup diosesan. Uskup Auxilier : Uskup bantu yang diangkat oleh Roma, atas permintaan uskup diosesan, mengingat luasnya daerah keuskupan tersebut. Ia dapat menjalankan tugas-tugas uskup seperti memberi sakramen penguatan dan tahbisan. Jika uskup diosesan wafat, mengundurkan diri atau pindah ke keuskupan lain ia tetap menjalankan tugasnya sebagai vikjen atau vikaris episkopal. Ia dapat juga diangkat menjadi adminitrator diosesan. Administrator Apostolik. Imam yang ditugaskan sementara oleh Paus untuk melaksanakan administrasi di keuskupannya. Ia memangku jabatan ini sampai datangnya uskup baru. Administrator Diosesan. Imam yang ditugaskan oleh dewan penasihat untuk sementara memimpin keuskupan sampai datangnya uskup baru. Vikaris Jenderal. Imam yang ditunjuk oleh uskup diosesan menjadi wakil dalam memimpin seluruh keuskupan. Ia termasuk kepada administrasi keuskupan dan mempunyai kuasa eksekutif. Jika uskup wafat,mengundurkan diri atau pindah ke keuskupan lain, jabatan vikjen otomatis non aktif. Vikaris Epikopal . Imam atau bisa juga uskup bantu yang ditunjuk oleh uskup diosesan untuk mengurusi suatu bagian keuskupan, bisa merupakan bidang tugas atau daerah tertentu. Ia berwenang memberikan dispensasi misalnya halangan pernikahan. CARDINALIS. seorang kardinal adalah seorang uskup yang diberi tugas dan wewenang memilih Paus baru, bila ada seorang Paus yang meninggal. (karena Paus adalah uskup roma, maka Paus baru sebetulnya dipilih oleh pastor-pastor kota Roma, khususnya pastor-pastor dari gereja-gereja "utama" (cardinalis)). Dewasa ini para kardinal dipilih dari uskup-uskup seluruh dunia. lama kelamaan para kardinal juga berfungsi sebagai penasihat Paus, bahkan fungsi kardinal menjadi suatu jabatan kehormatan. Para kardinal diangkat oleh Paus. Sejak abad ke 13 warna pakaian khas adalah merah lembayung.
Di dalam gereja katolik, kita kenal dgn sebutan hierarki gereja. Yang termasuk dalam golongan ini adalah Paus, Kardinal,Uskup,Imam diosesan dan imam biarawan. Tahukah kita kalau dalam Keusupan-keuskupan itu dikenal jabatan uskup agung, uskup koajutor,uskup auxilier dan masih ada yang lain. Dalam edisi ini kami akan menampilkan beberapa pengertian uskup-uskup itu. Kiranya dapat menjadi sumber pengetahuan baru bagi kita semua : Uskup Agung : Disebut metropolit jika ia menggembalakan Keuskupan Agung dan mengetuai propinsi gerejani. Keuskupan Agung biasanya menjadi gereja induk bagi keuskupan sufragan-nya. Ada pula uskup agung bukan metropolit seperti Singapura. Uskup : Pemangku jabatan tertinggi dalam keuskupannya. Setelah tahbisan uskup, ia menjalankan tugas pelayanan yang tidak bisa dihapus darinya. Tugasnya mencakup kegembalaan dan mengajar. Ia disebut juga uskup diosesan. Uskup Koajutor. Uskup Bantu yang punya hak mengganti Uskup diosesan. Bila uskup diosesan wafat, mengundurkan diri atau pindah ke keuskupan lain ia langsung diangkat menjadi uskup diosesan. Uskup Auxilier : Uskup bantu yang diangkat oleh Roma, atas permintaan uskup diosesan, mengingat luasnya daerah keuskupan tersebut. Ia dapat menjalankan tugas-tugas uskup seperti memberi sakramen penguatan dan tahbisan. Jika uskup diosesan wafat, mengundurkan diri atau pindah ke keuskupan lain ia tetap menjalankan tugasnya sebagai vikjen atau vikaris episkopal. Ia dapat juga diangkat menjadi adminitrator diosesan. Administrator Apostolik. Imam yang ditugaskan sementara oleh Paus untuk melaksanakan administrasi di keuskupannya. Ia memangku jabatan ini sampai datangnya uskup baru. Administrator Diosesan. Imam yang ditugaskan oleh dewan penasihat untuk sementara memimpin keuskupan sampai datangnya uskup baru. Vikaris Jenderal. Imam yang ditunjuk oleh uskup diosesan menjadi wakil dalam memimpin seluruh keuskupan. Ia termasuk kepada administrasi keuskupan dan mempunyai kuasa eksekutif. Jika uskup wafat,mengundurkan diri atau pindah ke keuskupan lain, jabatan vikjen otomatis non aktif. Vikaris Epikopal . Imam atau bisa juga uskup bantu yang ditunjuk oleh uskup diosesan untuk mengurusi suatu bagian keuskupan, bisa merupakan bidang tugas atau daerah tertentu. Ia berwenang memberikan dispensasi misalnya halangan pernikahan. CARDINALIS. seorang kardinal adalah seorang uskup yang diberi tugas dan wewenang memilih Paus baru, bila ada seorang Paus yang meninggal. (karena Paus adalah uskup roma, maka Paus baru sebetulnya dipilih oleh pastor-pastor kota Roma, khususnya pastor-pastor dari gereja-gereja "utama" (cardinalis)). Dewasa ini para kardinal dipilih dari uskup-uskup seluruh dunia. lama kelamaan para kardinal juga berfungsi sebagai penasihat Paus, bahkan fungsi kardinal menjadi suatu jabatan kehormatan. Para kardinal diangkat oleh Paus. Sejak abad ke 13 warna pakaian khas adalah merah lembayung.
Setelah Kenaikan Tuhan, pesta penting berikut dalam tahun liturgi Gereja adalah Pentekosta. Ini adalah pesta merayakan kedatangan Roh Kudus. Para rasul merasa ingin tahu siapa yang akan menginspirasi dan memimpin mereka menyebarkan Kabar Gembira Tuhan. Ketika Roh Kudus datang, para murid dipenuhi dengan keberanian dan pergi ke jalan-jalan mewartakan kepada setiap orang Kabar Gembira tentang Tuhan. Tanda-tanda kehadiran Roh Kudus, dapat dirasakan melalui angin kencang dan dahsyat. Kita dapat membaca kisah datangnya Roh Kudus ini dalam Kisah Para Rasul (Kis 2:1-13). Pentakosta juga dikenal sebagai ‘hari lahir’ Gereja dan sebagai tanda berakhir Masa Paskah. Maka, Masa Paskah ditutup dengan Minggu Pentakosta, hari kelima puluh sesudah Paskah, sebagai pengenangan pencurahan Roh Kudus atas para rasul (Kisah Rasul 2:1-4), sebagai pendirian Gereja, dan sebagai awal karya misi Gereja kepada segala suku dan bangsa. Setelah Pentakosta Lilin Paskah dipindahkan ke samping kolam atau tempat pembaptisan sebagai suatu peringatan bahwa pembaptisan memiliki hubungan penting dengan Paskah Tuhan. Perayaan Paskah Vigili yang diperpanjang sangat penting di katedral dan sejumlah paroki, untuk mencerminkan ketekunan doa umat kristiani seturut teladan para rasul yang bersatu dalam doa bersama ibu Yesus. Misteri Pentakosta mendorong umat beriman meningkatkan doa dan komitmen kepada karya perutusan dan menerangi kesalehan umat yang merupakan tanda lanjut kehadiran Roh Kudus dalam Gereja. Roh Kudus membangkitkan iman, harapan, dan kasih dalam hati umat beriman dan keutamaan-keutamaan gerejawi yang membuat kesalehan umat makin bernilai. Roh Kudus yang sama membangkitkan aneka cara menyalurkan amanat kristiani seturut kebudayaan dan kebiasaan setiap masa dan tempat. Umat beriman sangat biasa mengundang Roh Kudus khususnya bila memulai usaha atau pekerjaan baru atau pada waktu mengalami kesulitan-kesulitan khusus dalam hidup. Mereka dapat menggunakan rumusan-rumusan doa perayaan Pentakosta, misalnya: “datanglah ya Roh Pencipta” [Veni Creator Spiritus]; “datanglah ya Roh Kudus [Veni Sancte Spiritus]; doa-doa permohonan singkat [utuslah Roh-Mu, maka semuanya akan dibaharui]; merenungkan pencurahan Roh Kudus [peristiwa mulia ketiga doa Rosario; dalam Sakramen Krisma menerima menerima Roh Kebijaksanaan dan nasihat untuk membimbing dan membantu mengambil keputusan penting dan untuk bertahan menghadapi cobaan-cobaan hidup. Umat beriman juga sadar bahwa melalui baptisan tubuh mereka menjadi bait Roh Kudus yang harus dihormati dan dihargai, sampai mati, dan bahkan tahu bahwa tubuh akan dibangkitkan lewat Roh Kudus. Di samping membantu menciptakan persekutuan dengan Allah dalam doa, Roh Kudus juga menyiapkan kita untuk melayani sesama lewat perjumpaan dengan dia, lewat rekonsiliasi, kesaksian, keinginan akan keadilan dan damai, pembaharuan pandangan, kemajuan masyarakat dan komitmen misioner. Di sejumlah tempat atau Gereja Lokal (yaitu keuskupan), Pentakosta dirayakan sebagai hari doa untuk karya misi.