Seri 24
KENAIKAN TUHAN
Peristiwa Kenaikan Tuhan kita kenangkan dalam minggu keenam Masa Paskah. Perayaan empat puluh hari pesta mengenangkan Kenaikan Tuhan ini perlahan-perlahan disatukan dengan perayaan lima puluh hari pesta Pentakosta.
Dalam pesta Kenaikan Tuhan ini, kita mengarahkan perhatian pada peninggian Yesus dalam hidup kebangkitan-Nya (the exaltation of Jesus in his risen life).
Kita sering mengenal pesta Kenaikan Tuhan ini sebagai peristiwa Yesus kembali kepada Bapa-Nya di surga. Setelah Yesus bangkit, Ia menampakkan diri kepada para murid-Nya banyak kali selama empat puluh hari. Sebelum Yesus kembali kepada Bapa-Nya di surga, Ia tampak kepada murid-murid-Nya untuk terakhir kali.
Pesta Kenaikan Tuhan ini juga, memberikan kepada kita suatu tanda perubahan dalam Masa Paskah, yaitu perubahan dari aspek Mistagogi untuk para baptisan baru kepada aspek Misi bagi para murid Kristus. Di mana Yesus minta para murid-Nya untuk mewartakan sukacita Injil kepada semua manusia di seluruh dunia. Kita dapat membaca perintah Yesus ini dalam Injil (Markus 16:15; Matius 28:18-20) dan dalam Kisah Para Rasul (Kisah Rasul 1:6-11).
Dapat disimpulkan bahwa, pengalaman kita akan kebangkitan Kristus sepanjang lima puluh hari Masa Paskah, diperoleh dari hari kelima puluh dan hari keempat puluh sebagai pengalaman yang saling menyatukan. Pesta Pentakosta perayaan hari kelima puluh khusus dibaktikan untuk merayakan pencurahan Roh Kudus. Pesta Kenaikan Tuhan perayaan hari keempat puluh sebagai perwujudan nyata keilahian Kristus. Hari Minggu Pentakosta sebagai perwujudan nyata keilahian Roh Kudus. Mengenangkan peristiwa Kenaikan Tuhan dan Pentakosta menyatakan kesatuan yang utuh dari Masa Paskah.
Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C..




