Virus Kasih (5-11-13)
Selasa, 5 November 2013
Roma 12:5-16a
Mazmur 131:1,2,3
Lukas 14:15-24
Hendaklah kasih itu jangan pura-pura!Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan, Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!
(Roma 12: 9-12)
ALANGKAHindahnya jika semua orang hidup dalam kasih. Bisa dibayangkan andai saja semua penduduk Indonesia mengenal kasih, maka tentu tidak ada lagi perasaan takut serta was-was karena tindakan demo, anarkis, pencurian, pembunuhan, dan berbagai tindak kriminalitas lainnya.
Inilah salah satu tugas kita sebagai pengikut Kristus, yaitu menyebarkan virus kasih tersebut kepada setiap orang yang kita jumpai agar semakin banyak orang merasakan indahnya kasih itu dan melanjutkannya kepada orang lain. Rantai penyebaran virus kasih yang tidak akan terputus tersebut akan membuat hidup ini menjadi lebih damai JIngatlah akan nasihat-Nya untuk hidup dalam kasih. [ew]
Sanggupah kita menjadi perpanjangan tangan kasih-Nya?
DOA (†)
Kami bersyukur karena Engkau telah lebih dulu mengasihi kami, bahkan sampai wafat di kayu salib. Ajar kami untuk tidak hanya menerima kasih-Mu, melainkan membagikannya kepada setiap orang yang kami jumpai. Amin(†)
Walk by Faith (3-11-13)
Minggu, 3 November 2013
Hari Minggu Biasa XXXI
Kebijaksanaan11:22 –12:2
Mazmur 145:1-2,8-9,10-11,13cd-14
2Tesalonika 1:11 – 2:2
Lukas19:1–10
“Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: ‘Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu’.”
(Lukas19:5)
TEMAN-TEMAN, marilah kita belajar dari Zakheus. Dari cerita Injil Lukas di atas, meskipun Zakheus memiliki kekurangan dari orang-orang lainnya yaitu dia bertubuh pendek, tetapi itu tidak menghalangi dia untuk tetap berusaha untuk bertemu dengan Tuhan dengan memanjat pohon ara sampai akhirnya Tuhan sendiri mau menumpang di rumahnya.
Banyak dari kita anak muda terlalu banyak melihat apa yang orang lain punya dan mengeluh seperti “Iyalah dia pasti bisa toh bapaknya orang kaya” atau “Dia kan temennya banyak, sedangkan aku tidak bisa bergaul” dan lain-lain. Tapi marilah kita menaruh di pikiran kita bahwa apa yang kita punya sekarang itulah yang Tuhan mau pakai dari kita untuk melakukan pekerjaan-Nya di dunia ini.
Marilah kita sekarang ini dengan apapun kekurangan dan kelebihan yang Tuhan beri kita melangkah dengan iman karena disaat kita melangkah dengan iman maka Tuhan tidak akan tinggal diam dan pasti berkat dan mukjizatNya nyata dalah kehidupan kita. [Nick]
Sudahkahakumelangkah dengan iman?
DOA(†)
Tuhan, ajarkan aku untuk melangkah dengan iman dengan apa yang aku punya sekarang. Amin(†)
Dalam Yesus Sungguh Luar Biasa (4-11-13)
Senin, 4 November 2013
Pw S. Carolus Borromeus, Usk
Roma 11:29-36
Mazmur 69:30-31,33- 34,36-37
Lukas 14:12-14
“Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.”
(Lukas 14:14)
HAL yang biasa jika kita berbuat kebaikan kepada orang yang sudah lebih dahulu berbuat baik kepada kita, namun menjadi hal yang luar biasa jika kita mampu tetap berbuat baik kepada orang yang sudah menyakiti kita atau kepada siapa saja yang tidak sanggup membalas perbuatan baik tersebut.
Marilah kita belajar dari Santo Carolus Borromeus. Pada usia 22 tahun ia diangkat oleh Paus Pius menjadi Kardinal untuk Milan.Dengan semangat muda sebagai seorang Uskup dan Kardinal,Carolus bekerja keras untuk kepentingan orang miskin dan sakit. Dia mengunjungi orang sakit, meluangkan waktu untuk merawat mereka, dan iapun tidak merasa segan untuk duduk dipinggir jalan danmengajarkan cara hidup yang baik menurut ajaran agama Katolik.Ia dipakai Allah untuk membawa orang “tersesat” kembali ke jalan Tuhan. Carolus Borromeus pun wafat akibat penyakit menular yang dialaminya saat melakukan pelayanan. Ia adalah martir cinta kasih yang telah membuktikan cinta kepada Kristus dengan mengasihi orang menderita dengan tulus. [ew]
Mampukah kita memberi bantuan kepada orang lain tanpa melihat apa timbal balik yang dapat diterima?
DOA (†)
Tuhan, ajar kami memiliki kasih-Mu yang tulus dan murni.Amin(†)
Alive (2-11-13)
Sabtu, 2 November 2013
Peringatan Arwah Semua Orang Beriman
2 Makabe 12:43-44
Mazmur 130:1-2,3-4,5-6a, 6 7,8
1 Korintus 15:12-34
Yohanes 6:37-40
“Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup kekal, dan supaya aku membangkitkannya pada akhir zaman.”
(Yohanes 6:40)
APAKAH tujuan Yesus datang ke dunia ini? Tentu saja untuk menebus kita. Supaya kita percaya dan beroleh hidup yang kekal. Semua karena cinta dan Dia rindu kita semua berkumpul di dalam rumah-Nya. Tuhan mau kita semua percaya kepada-Nya untuk beroleh hidup kekal dan akhirnya kita pun dibangkitkan pada akhir zaman. Kita sungguh bersyukur karena kita punya Tuhan yang sedemikian ini. Pada hari ini juga Gereja semesta memperingati semua arwah orang beriman yang meninggal dalam persahabatan dengan Allah. Dalam terang iman kita dapat memperoleh keyakinan sesuai dengan sabda Kristus sendiri bahwa mereka akan dibangkitkan oleh Allah berkat rahmat penebusan Kristus yang berlimpah dan juga doa-doa kita yang mengiringi mereka.
Kemanakah kita akan pergi saat kita meninggalkan dunia ini? Tuhan Yesus yang datang untuk menebus dan kelak membangkitkan kita untuk masuk dalam Kerajaan Sorga-Nya, tempat dimana kita akan berkumpul kembali dengan semua orang beriman yang telah mendahului kita yang kita peringati hari ini maupun bersama semua orang kudus-Nya.[sTF]
Apakah aku sudah sungguh percaya akan sabda-Nya?
DOA(†)
Tuhan Yesus jangan pernah lepaskan kami dari kasih-Mu agar kelak kami masuk dalam kerajaan-Mu. Amin(†)




