Kamis, 31 Oktober 2013
Roma 8: 31b-39
Mazmur 109: 21-22, 26-27, 30-31
Lukas 13:31-35
“Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita ”
(Roma 8:37)
PERNAHlihat anak kecil yang sedang bermain dengan ayahnya? Ketika anak itu dilempar ke atas, anak itu malah tertawa geli seolah tidak takut sama sekali. Ia tahu bahwa ayahnya akan siap menangkap dia. Itulah yang kita sebut dengan iman dan percaya. Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma menjelaskan bagaimana kita harus beriman kepada Allah. Kalau kita ingat perjalanan hidup Saulus menjadi Paulus, wah bedanya benar-benar 180°. Saulus yang adalah pemimpin pemberontakan terhadap para pengikut Kristus, bahkan membunuh begitu banyak orang Kristen, kini ia menjadi pribadi yang sangat mengidolakan bahkan percaya 100% pada Yesus. Ia bahkan mengajar dan mempertobatkan begitu banyak orang di berbagai kota. Pelayanannya sungguh luar biasa karena ia juga merasakan kasih Tuhan yang luar biasa dalam hidupnya.
Baginya, tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah. (Roma 8:39) Allah sungguh-sungguh berada di pihak kita. Jadi kita tidak perlu takut atau gentar dalam menghadapi apa pun. (Roma 8:31) Itu yang Paulus rasakan ketika ia merasakan hidup dalam kasih karunia Tuhan. Begitu pula halnya dengan kita. Allah telah lebih dulu mencintai kita dan mengorbankan nyawa-Nya untuk menyelamatkan kita. Sudah seharusnya kita memiliki keyakinan iman seperti rasul Paulus.[tj]
Sudahkah kita memiliki keyakinan iman yang 100% kepada Tuhan?
DOA(†)
Tuhan, berikan kami iman yang teguh dan selalu berjalan dalam iman kami kepada-Mu. Amin(†)




