Menghakimi Sesama (16-10-13)
Rabu, 16 Oktober2013
Roma 2:1-11
Mazmur 62:2-3.6-7.9
Lukas 11:42-46
“Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama.” (Roma 2:11)
KEHIDUPAN orang lain menjadi sebuah hal yang sangat menarik sehingga kita suka untuk bergosip dan membicarakan mereka, tanpa menyadari bahwa dengan bergosip, kita sudah menghakimi kehidupan mereka hanya dengan berbekal apa yang kita tahu saja, "Dia manja sekali! Pasti dia tidak pernah hidup susah!" atau "Kok dia selalu dapat nilai bagus sih, pasti dia cari muka dengan dosen!" Kita tidak menyadari bahwa terkadang penghakiman yang kita lakukan telah menyakiti hati mereka.
Teman-teman, pernahkah membayangkan apabila kita berada di posisi orang-orang yang telah kita bicarakan? Bagaimana jika pada detik ini juga, mendengar orang lain membicarakan kita tanpa dasar? Tentunya hal tersebut akan menyakiti hati kita, bukan? Tuhan Yesus sendiri mengatakan, "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu." (Matius 7:1-2)[AJH]
Apakah aku masih suka bergosip dan membicarakan keburukan orang lain?
DOA(†)
Tuhan, Semoga kami tidak menjadi seperti orang Farisi dengan suka bergosip dan suka menghakimi orang lain. Amin(†)
Penyelamatan (14-10-13)
Senin, 14Oktober 2013
Roma 1: 1- 7
Mazmur 98:1, 2-3ab, 3cd-4
Lukas 11:29–32
“ …menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan- Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita. “
(Roma 1: 4)
TEMAN-TEMAN, Mazmur hari ini tentang saat penyelamatan yang sudah dekat.“…segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita. “ (Mazmur 98: 3b) . Sudahkah kita mensyukuri dan memuji penyelamatan-Nya? Injil hari ini tentang tanda Yunus. “…demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. “ (Lukas 11: 30b)
Bulan ini adalah bulan Maria. Mari kita meneladani Bunda Maria yang telah turut serta dalam karya penyelamatan-Nya. Kita dapat turut serta dalam karya penyelamatan-Nya dengan menjadi saksi-Nya. Kesaksian yang terbaik yang dapat kita berikan adalah hidup kita. Sudahkah hidup kita menjadi kesaksian yang baik bagi- Nya?
Untuk menjadi saksi-Nya, sudahkah kita tekun membaca Firman-Nya dan belajar dari pengalaman sesama kita? Pertobatan saya diawali dari kesaksian hidup teman saya yang selalu bersuka cita terlebih setelah beribadah. Puji Tuhan, saya selalu di komunitas di mana kami dapat saling menguatkan dan semoga hidup kami juga dapat menjadi kesaksian bagi orang lain. Amin. [eS]
Sudahkah kita turut serta dalam karya penyelamatan-Nya?
DOA(†)
Tuhan Yesus Kristus, mampukan kami untuk turut serta dalam karya penyelamatan-Mu Tuhan. Terima kasih Tuhan Amin.(†)
Yesus Pokok (15-10-13)
Selasa,15Oktober2013
Pw. S. Teresia dari Avila, PrwPujG
Roma1:16-25 atau Roma 8: 22- 27
Mazmur 19:2-3. 4- 5
Lukas 11: 37- 41 atau Yohanes 15: 1- 8
“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”
(Yohanes 15: 7)
TEMAN-TEMAN, , sudah sangat sering kita mendengar lagu tentang Yesus pokok dan kita carang-Nya. Apakah kita benar- benar menghayatinya? Sudahkah kita benar- benar melekat pada-Nya dan mengandalkan-Nya? “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid- murid-Ku.“ (Yohanes 15: 8) Sudahkah kita berbuah banyak dan memuliakan nama-Nya?
Bacaan pertama hari ini tentang Injil itu kekuatan Allah. Sudahkah kita menyadarinya? Sudahkah kita membaca Injil setiap hari? Dengan membaca Firman-Nya, iman kita dapat bertambah. Sudahkah kita berharap pada-Nya seperti dalam bacaan hari ini tentang pengharapan anak- anak Allah. “… jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun… Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan- keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu , yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang- orang kudus. “ (Roma 8:25-27) Mari kita menjadi orang kudus seperti dalam Injil hari ini, semoga kita bersih terutama hati kita. Semoga kita meneladani-Nya. [eS]
Sudahkah kita tinggal di dalam-Nya?
DOA(†)
Semoga kami dapat selalu menyenangkan-Mu. Amin(†)




