Makhluk Sosial (9-8-12)
Kamis, 9 Agustus2012
Yeremia 31:31-34
Mazmur 51:12-13,14-15,18-19
Matius 16:13-23
Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: ”Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”
(Matius 16:23)
KITA diberi Tuhan talenta yang berbeda satu sama lain, yang telah Tuhan persiapkan sejak kita dalam penciptaan-Nya, untuk saling melengkapi kekurangan satu sama lain dengan kelebihan yang kita miliki, bukan untuk menjadikan kita sombong dengan kelebihan yang ada.
Coba bayangkan kalau kita diciptakan sama semua... sempurna tanpa cacat... kita pasti dapat mengerjakan segalanya dengan cepat dan sesuai dengan yang kita inginkan? kita tidak akan membutuhkan orang lain dalam hidup kita bahkan kita tidak butuh Tuhan, dan parahnya kita tidak punya hati. Tapi mengapa Tuhan tidak melakukan hal itu, Tuhan mengajarkan kasih kepada kita, mengajarkan bekerja sama satu sama lain, memberikan hati kepada kita untuk tidak hanya mengandalkan kekuatan sendiri, tapi menyertakan orang di sekitar kita dan Tuhan dalam setiap langkah kita.
Jadi jangan merasa kita kuat dan mampu bekerja sendiri, terimalah diri kita apa adanya, jangan menyalahkan diri sendiri atas ketidakmampuan kita tapi bersandarlah pada Tuhan, maka Ia akan mengulurkan tangan-Nya sendiri atapun melalui orang lain disekitar kita. [W_6nd]
Apakah aku sudah bersyukur atas diriku yang sekarang?
DOA (†)
Tuhan ajarlah aku menerima diriku apa adanya dengan segala kekuranganku. Amin(†)




