Jumat, 3 Agustus2012
Yeremia 26:1-9
Mazmur 69:5,8-10,14
Matius 13:54-58
TEMAN, ada berbagai macam alasan mengapa seseorang tidak mau mempercayai firman Tuhan. Bacaan hari ini menggambarkan dua di antara alasan tersebut. Pertama adalah karena firman Tuhan tidak sesuai dengan apa yang mereka kehendaki. “Lalu sesudah Yeremia selesai mengatakan segala apa yang diperintahkan Tuhan untuk dikatakan kepada seluruh rakyat itu, maka para imam, para nabi dan seluruh rakyat itu menangkap dia serta berkata: "Engkau harus mati!” (Yeremia 26:8). Kedua adalah karena orang yang dipakai Tuhan untuk menyampaikan firman-Nya dianggap tidak layak. Dalam bacaan Injil hari ini, pada awalnya orang-orang yang mendengar khotbah Yesus merasa takjub (Matius 13:54). Namun setelah mengetahui bahwa Yesus hanyalah seorang anak tukang kayu, mereka memilih untuk menjadi tidak percaya dan menolak Yesus (Matius 13:55-57).
Kitapun sering mengambil bagian dalam kelompok orang yang tidak percaya. Ketika Yesus mengajarkan untuk mengasihi musuh dan mengampuni 70x7 kali, kita lebih sering mengacuhkannya dan memilih untuk membalas orang yang membuat kita sebal. Selain itu, ketika kita ditegur atau dinasehati oleh orang-orang yang lebih muda, yang kita anggap masih belum berpengalaman, atau dinasehati oleh supir, pembantu, karyawan kita masih suka mengacuhkan. St. Augustine pernah berkata, “If you believe what you like in the Gospel, and reject what you dislike, it is not the Gospel you believe, but yourself”. [VJs]
Apakah kita masih memilih-milih dalam mempercayai Injil?
DOA(†)
Ya Allah, ajarkan kami untuk percaya sepenuhnya pada firman-Mu walaupun sangat sulit dan kami tidak mengerti. Amin(†)




