Jangan Membalas (25-6-13)
Selasa,25 Juni 2013
Kejadian 13:2,5-18
Mazmur 15:2-3ab, 3cd-4ab, 5
Matius 7:6,12-14
“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.“
(Matius 7:12)
KITA sebagai manusia cenderung untuk “membalas” ketika kita disakiti atau dibuat tidak nyaman oleh orang lain. Jangankan orang dewasa, anak-anak tanpa ada yang mengajarinya pun kerap kali membalas apabila mereka disakiti oleh temannya. Saya teringat akan dua orang anak kecil yang sedang berbutan mainan. Sebut saja si Albert dan Brandon. Ketika mainan itu direbut oleh Brandon dari tangan Albert, spontan Albert marah dan memukul Brandon. Tetapi, dengan sigap Brandon juga kembali memukul Albert karena merasa telah disakiti. Pahdahal sebenarnya siapa yang salah? Brandon kan?
Itulah manusia, kita cenderung untuk membalas tanpa perduli siapa yang salah. Tetapi hari ini Yesus mengajarkan kepada kita bagaimana harus bersikap. Jika kita tidak mau disakiti orang lain, maka kita harus berbuat baik, menghargai, dan bahkan mengampuni orang lain ketika mereka menyakiti kita. Allah adalah kasih dan kita diminta untuk saling mengasihi, seperti Bapa mengasihi kita. “Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.” (Yohanes 15:11) Memang mungkin agak sulit dilakukan karena dunia ini penuh persaingan. Tapi, mintalah rahmat Tuhan untuk dapat melakukannya. [tj]
Pernahkah kita membalas kejahatan dengan kebaikkan Tuhan?
DOA (†)
Tuhan, bantu aku untuk selalu dapat mengasihi sesamaku meskipun ia telah menyakiti aku. Amin(†)




