
Warta Monika 8 November 2015
1. MAJALAH KOMUNIKA. Edisi September – Oktober 2015. Sudah terbit. Diharapkan para ketua lingkungan untuk segera mengambil setelah Misa hari Sabtu dan Minggu.
2. BAPTIS BAYI BULAN NOVEMBER2015. Akan diadakan baptisan bayi pada hari Sabtu, 14November, pukul.09.00, pertemuan orangtua bayi akan diadakan pada hari Rabu, 11November, pukul : 19.30 di aula Santa Dorotea. Formulir Pendaftaran dapat diambil di Sekretariat pada jam kerja.
3. "Anak-ku, doronglah agar semua jiwa mendoakan koronka yang kuajarkan padamu, sehingga Aku dapat memberi apa yang mereka minta dari-Ku. Bila para pendosa mendoakannya, Aku akan melimpahi jiwa mereka dengan damai dan saat ajalnya akan bahagia." ( BCH 1541 - St Faustina)... sdr/I terkasih sebagai umat Katolik Mari kita mendalami serta mengalami kerahiman-Nya dalam kelompok Patrisian yang akan diadakan pada Hari : senin, 09 Nov 2015.pukul 10.00. Tempat : aula St Dorothea.. Dipimpin oleh PastorLukas Sulaeman OSC. Mohon kehadirannya... Ave Maria
4. PERTEMUAN LANSIA BULAN NOVEMBER. Akan diadakan pada hari Sabtu, 28 November, pukul 10.00 di aula Santo Benediktus. Pengumuman ini sebagai UNDANGAN.
5. Kami dari komunitas CFC akan mengadakanIndonesia Kids Village 2015 dengan tema "LOVE PROJECT" Minggu Tgl 22 November 2015 jam 10.30 - 15.30 di GKP St.Laurensius - Alam Sutra.Acara ini diadakan untuk anak2 beserta orang tua ( + Workshop Orangtua & anak) dari seluruh Jabodetabek, biaya pengganti makan siang, snack & goody bag Rp. 25.000,-/orang.Pendaftaran hubungi : Anton 0838-9246-7069 & Maria 0815-1038-9222.
6. PARA KOORDINATOR WILAYAH, KETUA LINGKUNGAN, KETUA SEKSI DAN SUB SEKSI, KOORDINATOR KATEGORIAL, SEKOLAH KATOLIK, SUSTERAN, DEWAN STASI ST. AMBROSIUS. Yang belum menyerahkan Formulir RAKAR. Diharapkan dengan sangat untuk segera menyerahkan Formulir tersebut di Sekretariat paroki pada jam kerja.
7. PERTEMUAN PAKSNK[ Pelajaran Agama Katolik Sekolah non Katolik ]. Agenda Bulan November : 29 November di aula Santa Anna, pkl.10.30 agenda ; Ujian akhir semester. Catatan : Tidak ada ulangan susulan.
8. PESTA PEMBERKATAN GEREJA BASILIK LATERAN.Hari Senin 9 November kitaakan merayakan pesta pemberkatan Gereja Basilik Lateran. Basilik agung ini didirikan oleh kaisar Konstantinus Agung, putera Santa Helena, pada tahun 324. Dalam konteks sejarah Gereja Kristen, basilik ini merupakan basilik agung yang pertama, yang melambangkan kemerdekaan dan perdamaian di dalam Gereja setelah tiga-abad lebih berada di dalam kancah penghambatan dan penganiayaan kaisar-kaisar Romawi yang kafir. Pemberkatannya yang kita peringati pada hari ini merupakan peringatan akan kemerdekaan dan perdamaian itu.Memang semenjak zaman para rasul, sudah ada tempat-tempat berkumpul untuk merayakan Ekaristi serta mendengarkan Firman Tuhan. Namun karena ketenteraman Gereja selalu diselingi dengan aksi-aksi pengejaran dan penganiayaam terhadap orang Kristen, maka gereja-gereja pada waktu itu hanyalah berupa sebuah ruangan di dalam rumah-rumah tinggal orang Kristen. Selama berkobarnya penganiayaan, upacara-upacara keagamaan biasanya dirayakan di katekombe-katekombe, yaitu kuburan bawah tanah di luar kota.Ketika Kaisar Konstantinus bertobat dan mengumumkan edik Milano Dada tahun 303, ia memusatkan perhatiannya pada pembangunan gereja-gereja yang indah. Ibunya Santa Helena menjadi salah seorang pendorong dan pembantu dalam usaha mendirikan gereja-gereja itu. Gereja pertama yang dibangun ialah Basilik Agung Penebus Mahakudus di Lateran. Letaknya di atas bukit Goelius dan tergabung dengan istana kekaisaran, Lateran. Gereja ini diberkati dengan suatu upacara agung dan meriah oleh Sri Paus Silvester I (314-335) pada tahun 324. Karena basilik itu merupakan gereja katedral untuk Uskup Roma yang sekaligus menjabat sebagai Paus, maka basilik itu pun disebut 'induk semua gereja', baik di Roma maupun di seluruh dunia. Karena itu juga basilik Lateran merupakan gereja paroki bagi seluruh umat Katolik sedunia. Basilik itu sekarang disebut Gereja Santo Yohanes Lateran.Mula-mula pesta ini hanya dirayakan di Roma, namun lama kelamaan menjadi pesta bagi seluruh gereja. Dalam pesta ini, selain kita mengenang dan memperingati kemerdekaan dan perdamaian yang dialami Gereja, kita juga mau mengungkapkan cinta kasih dan kesatuan kita dengan Uskup Roma, yang sekaligus menjabat sebagai Paus, pemersatu seluruh Gereja dalam cinta kasih Kristus.Gereja, tempat kita berkumpul merupakan tanda dan lambang Gereja, Umat Allah. Gereja yang sebenarnya tidak dibangun dari kayu dan batu yang mati, melainkan dari batu yang hidup. Kitalah batu hidup yang membentuk rumah Allah itu, kediaman Roh Kudus yang indah berseri karena hidup suci. Apakah kita dalam hidup sehari-hari ikut membangun Gereja yang hidup itu? Diambil dari : http://www.imankatolik.or.id




