Kitab Suci menunjukan lagi bahwa karya pelayanan terjadi karena Allah lebuih dahulu menyelamatakan manusian. Paulus yang dahulu adalah Saulus, mengejar orang Kristen lalu menganiaya mereka bahkan membinasakan, salah satunya martir Stefanus. Akhirnya ian menjadi buta, tetapi Allah menyelamatkan dengan memelekan matanya dan menjadikannya sebagai Pewarta Injil yang tangguh. Ia ditangkap dan dipenjarakan, tetapi tetap mewartakan Injil dalam penjara dengan penuh sukacita, katanya : “ bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”. Ia juga mengajarkan agar jemaat Kristen melayani sesama dengan murah hati melalui kesediaan berbagi pada mereka yang kekurangan walaupun ia sendiri kekurangan. Mari kita kini nberani melayani dengan tulus,tabah,penuh sukacita dan Murah Hati. Selamat mewujudkannya




