Baptis merupakan inti serta langkah awal yang paling penting untuk menjadi seorang Kristen. Baptis merupakan sakramen. Artinya "bahasa isyarat" dari Tuhan. Bahasa isyarat seringkali mempunyai pengaruh lebih besar daripada bahasa-bahasa lain. Sebab bahasa isyarat itu bersifat umum. Dalam sakramen, Tuhan menggunakan benda-benda biasa seperti air, roti, minyak zaitun serta tindakan tertentu untuk berbicara secara langsung kepada jiwa kita. Tidak seperti bahasa isyarat yang lain, bahasa isyarat Tuhan mempunyai kuasa untuk mengubah orang yang dijamahnya. Yang mengejutkan, bahasa isyarat dalam sakramen baptis kadang-kadang bukan hanya sekedar air, tetapi juga menenggelamkan atau pun merendam dalam air. Jika kamu memasukkan suatu barang ke dalam suatu cairan, maka cairan itu akan berubah atau barang yang kamu rendam itu berubah. Misalnya saja, jika kamu merendam sehelai baju yang terkena noda ke dalam air yang telah diberi bubuk deterjen, maka bubuk itu akan menghilangkan noda baju. Kita semua dilahirkan ke dunia dengan noda: ketidakacuhan dan ketamakan. Dalam sakramen baptis kita direndam dan dibersihkan dalam Nama Yesus. Yesus membersihkan dan mengisi hidup kita. Lambat laun hidup kita akan menjadi seperti Kristus, namun tanpa kehilangan identitas pribadi kita. Lambat laun hidup kita menyatu dengan hidup-Nya. Kita menjadi bagian hidup-Nya dan Ia menjadi bagian hidup kita.




