
Bacaan I: Kis. 3:13-15,17-19; Bacaan II: 1 Yoh. 2:1-5a; Bacaan Injil: Luk. 24:35-48.
JANGAN RAGU
Dosa menjauhkan manusia dari Sang Pencipta yang maha kudus; karya keselamatan oleh Sang Putra adalah satu-satunya jalan untuk memulihkan hubungan yang terputus itu. Tapi kesombongan dan kekerdilan jiwa jadi penghalang yang sulit ditembus, bahkan para Rasul yang disiapkan khususpun menyambut ragu. Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur." Dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini (Luk 24:37-38,44,47-48).
Ketidaktahuan dan hanya ikut-ikutan menjerumuskan orang kedalam dosa, namun berdoa dan membaca Firman menambah pengetahuan dan iman.
Hai saudara-saudara, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpin kamu. Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabinabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita. Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan. (Kis3:17-19).
Kita sudah melihat karya penebusanNya, kita juga tahu bagaimana cara menghapus dosa, mari kita melakukannya tanpa ragu dan dengan penuh kesetiaan.
Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia. Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. (1Yoh2:1-3).
Semoga kita tidak berdusta.....(YH)




