
Bacaan I: Kis. 10:34a,37-43; Bacaan II: Kol. 3:1-4, 1Kor. 5:6b-8; Bacaan Injil: Yoh. 20:1-9, Luk. 24:13-35.
KRISTUS TELAH BANGKIT!
Sampai tiga kali Yesus memberi tahu murid-muridNya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga, namun mereka belum dapat memahami artinya sampai Maria Magdalena bersaksi bahwa "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya”.
Maka datanglah Simon Petrus dan masuk ke dalam kubur itu. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati. (Yoh 20:6,8,9).
Setelah memahami karya keselamatan Allah, para Rasul bersaksi dengan berani untuk mewartakan kabar baik itu kepada semua orang.
Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat-Nya di tanah Yudea maupun di Yerusalem. Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari antara orang mati. Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya." (Kis 10:39-43).
Keselamatan datang karena pertobatan dan iman bahwa Sang Putera sudah menebus dosa kita dengan kematiannya di kayu salib, semoga itu tidak sebatas pada masa paskah saja tapi sepanjang perjalanan hidup kita. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan. (Kol 3:3-4).




