
Bacaan 1: Yes 35:4-7a; Bacaan 2 : Yak 2:1-5Injil : Mrk 7:31-37
EFATA ! ... TERBUKALAH !
Efata adalah kata yang diucapkan oleh Yesus dalam bahasa Aram yang berarti “Terbukalah” ketika mendoakan seorang yang tuli dan gagap(bdk Mrk 7:32-34). Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia dapat berkata-kata dengan baik (Mrk 7:35). Menyembuhkan dan membebaskan orang yang percaya dari kelemahannya menjadi salah satu karya dalam pelayanan Yesus untuk membawa setiap manusia semakin mengenal kasih Bapa Nya. Yesus tidak pernah menolak orang yang datang mohon pertolongan Nya, terlebih-lebih kalau itu sungguh dapat membebaskannya dari penderitaan seperti apa yang dinubuatkan nabi Yesaya. “Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!" Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka.Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai (Yes 35:4b-6a).Apakah masih relevan bagi masa kini ? Ya, karena walaupun kita semua mengaku sebagai murid Kristus Yesus, tetapi telinga kita tuli untuk mendengar sapaan Nya melalui bacaan dan pengajaran Nya. Kita lebih sering mendengar ajakan dunia dibandingkan ajakan Nya sendiri, sehingga bagaimana kita akan lebih mengenal Dia dan menjadi murid Nya yang sejati ? Lidah kita pun lebih sering terikat sehingga kita gagap dalam memberitakan kebenaran dan kebaikan yang diajarkan Nya. Bukankah kita lebih sering hanya takjub dan tercengang akan karya Nya bagi orang lain, tetapi kita sendiri takut untuk menerima tugas perutusan yang Dia berikan ?Yakobus dalam suratnya mengingatkan kita semua, orang-orang yang beriman kepada Yesus Kristus, untuk tidak membeda-bedakan orang dalam pelayanan karena kekayaan, ketenaran dan kedudukan orang lain. Tetapi dalam kenyataan sehari-hari, kita mungkin masih sulit melakukan nasehat itu, kita lebih mendahulukan dan menghormati orang-orang yang kaya dan menjadi donatur besar dibandingkan orang-orang biasa yang sepertinya tidak berarti. Nasehat Yakobus cukup keras : “Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?” (Yak 2:5)Semoga dalam Hari Minggu Kitab Suci Nasional ini, kita semua dapat semakin membuka telinga untuk mau mendengarkan sapaan Tuhan melalui Sabda Nya dalam Kitab Suci, menjalankan dalam kehidupan sehari-hari dan ikut mewartakan kepada sesama tanpa harus takut dan malu. Semoga.




