Hari Minggu ini ditetapkan Gereja sbg Hari Raya Santa Perawan Maria diangkat ke surga. Pesta ini biasanya dirayakan setiap tgl. 15 Agustus, sebuah tradisi sejak abad VI. Santa Perawan Maria diangkat ke surga merupakan sebuah dogma yg ditetapkan Paus Pius XII melalui Konstitusi Apostolik “Munificentissimus Deus” (Allah yg sangatmurah hati) yg diumumkan tgl. 1 Nopember 1950. Dogma adalah sebuah pengajaran yg terkait dgn wewenang mengajar Gereja (ex catedra) yg secara implisit maupun eksplisit dinyatakan di dlm Kitab Suci atau Tradisi Suci, yg hrs dipercaya oleh umat beriman sbg sebuah kebenaran. Dogma ini menyusul beberapa dogma sebelumnya ttg Bunda Maria, yaitu : 1. Maria Bunda Allah (Theotokos/Mater Dei) melalui Konsili Efesus thn 432 dan Konsili Chalcedon th 451. 2. Maria Tetap Perawan (Maria Virgini) melalui Konsili Konstantinopel th 553 dan Konsili Lateran th 649. 3. Maria dikandung tanpa noda dosa asal (Immaculata conception) yg dikeluarkan oleh Paus Pius IX tgl 8 Desember 1854. Bagaimana kita dpt memahami dogma ini ? Tuhan menciptakan Maria dlm rahim Santa Anna, ibunya, tanpa noda dosa asal. Mengapa ? Krn Tuhan menghendaki demikian spy Maria dpt mengandung Yesus, Putera Allah. Pada akhir hidup Maria di dunia, Tuhan memutuskan utk melakukan sesuatu yg istimewa bagi Bunda Maria. Tubuhnya tdk dimakamkan, tetapi Tuhan mengangkat tubuhnya ke surga. Bunda Maria diangkat jiwa dan raganya ke surga agar ia dpt senantiasa bersama dgn Yesus. Sungguh suatu karunia yg amat istimewa yg dianugerahkan kpd Maria, krn Tuhan amat mengasihinya. Beberapa dasar biblis dari dogma ini : 1) Kej 3:15 “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau (= ular/setan) dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu ..” 2) Gal 4:4 “Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus AnakNya, yg lahir dari seorg perempuan ..”. 3) Lk 1:28 : “Salam hai engkau yg dikaruniai, Tuhan menyertai engkau” …. “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan (ayat 42) .. sesungguhnya mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku bahagia (ayat 48). 4) Why 12:1-6 : “Maka tampaklah suatu tanda besar di langit : Seorg perempuan berselubungkan matahari, dgn bulan di bawah kakinya, dan sebuah mahkota dgn 12 bintang di atas kepalanya”. Keyakinan bhw Bunda Maria diangkat ke surga sdh dimulai sejak abad V. Tulisan dari Org-org kudus dan Bapa-Bapa Gereja dpt membuktikan hal ini, misalnya : St. Yohanes Damaskus (676-754), St. Antonius Padua, (1195-1231), St. Thomas Aquinas (1225-1274), St Albertus Agung (1206-1280) dan St. Alphosus Liguori (1696-1787). Lalu apa makna Pesta ini bagi kita ? Merayakan Pesta Maria diangkat ke surga dpt menjadi ungkapan kepercayaan akan masa depan kemanusiaan kita. Bahwa pd satu saat nanti umat manusia akan kembali berada bersama dgn Tuhan di surga. Kita yakin akan hal ini karena sdh terjadi pd Bunda Maria, yg kini sdh ada bersama Allah. Makna ini ditegaskan kembali oleh KWI (Konferensi Waligereja Indonesia) dlm Surat “LIHATLAH BUNDAMU” (1973) : “Maria diangkat ke surga lbh merupakan suatu pengingat bagi Gereja bhw Tuhan menghendaki agar mereka semua yg telah diberikan Bapa kepadaNya dibangkitkan bersamaNya. Dalam Maria diangkat ke dalam kemuliaan, ke dalam persatuan dengan Kristus, Gereja melihat dirinya menjawab undangan dari Mempelai surgawi.” Madah Magnificat Maria dlm bacaan injil hari (Lk 1:39-56) ini merupakan pujian syukur atas karya agung Allah, yg “mengerjakan perbuatan-perbuatan besar dlm diri Maria, hambaNya yg hina”. Dan karya agung ini direspons oleh Maria dgn ketaatan tanpa syarat “Aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu” (Lk 1:38). Dan ketaatan itulah yg mengantar Maria kpd kemuliaan, kpd kebahagiaan bersama Allah di surga. Maka Pesta Santa Perawan Maria diangkat ke surga hendaknya mendorong kita utk selalu taat kepada kehendak Allah dan selalu hidup dalam FirmanNya. Madah Magnificat yg dinyanyikan Maria hendaknya menjadi madah hidup kita, karena “Allah telah mengerjakan hal-hal besar dalam diri kita” (Lk 1:49). Magnificat anima mea Dominum – Jiwaku mengagungkan Tuhan !!




