Seperti kata pepatah: lebih mudah memenangkan suatu pertandingan daripada mempertahankan status juaranya! Untuk menang memang dibutuhkan fokus belajar dan berlatih serta berusaha mencari kesempatan untuk berhasil, tapi mempertahankan status yang sudah diperoleh tersebut diperlukan stamina dan konsentrasi jangka panjang! Demikian pula dengan iman kita, upaya mempertahankan iman jauh lebih sulit daripada saat memperolehnya karena [..] Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. (1 Ptr 5:8).
Mujizat sungguh menimbulkan sukacita dan menumbuhkan iman, namun iman yang seketika itu tidak akan bertahan lama apabila tidak dijaga dan dikukuhkan oleh Roh Kudus, maka St Petrus dan St Yohanes mengukuhkan orang-orang di Samaria yang percaya karena pemberitaan St Filipus. Dan Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu. Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ. Setibanya di situ kedua rasul itu berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorang pun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus. (Kis 8:5-8,14-17).Pernyataan iman itu barulah awal perjalanan sulit mengikuti Yesus Kristus. Mengikuti Yesus berarti melakukan segala perintah dan teladan-Nya yang rela menderita demi kehendak Bapa. janganlah ada diantara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau! Dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu. Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat. Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, (1Ptr3: 15-18).
Memang tidak mudah menjadi pengikut Kristus. Bahkan mustahil kita mampu mengikuti Dia dengan mengandalkan kekuatan sendiri atau kekuatan manusia! Kita hanya mampu mengikuti-Nya karena kasih karunia-Nya yang tak terbatas: karena Dia mau mengutus Roh Kudus-Nya!"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. (Yoh 14:15-17).
Marilah kita mohon agar diberi kekuatan untuk mengikuti-Nya, agar Dia mengutus Roh-Nya supaya kita selalu setia pada kehendak Bapa. Amin.




