Bisakah kita terus berjalan saat merasa ada kerikildalam sepatu? Tak jarang suatu masalah penting bisaterganjal atau bahkan gagal karena urusan remeh-temeh yangtidak dipandang sebelah mata; suatu kegiatan outdoor bisaberantakan karena gerimis yang tidak diduga, alarm yanggagal berbunyi menjadi sebab terlambat bangun, suasanaperjalanan jadi kurang nyaman karena kuatir kompor belumdimatikan, bahkan gigi bisa patah gara-gara mengunyah nasiberbatu; dalam kehidupan sosial, ketidak-adilan sekecilapapun, kalau dibiarkan bisa membesar dan menjadi batusandungan!
Kebangkitan Kristus menimbulkan sukacita besarbagi para muridNya. Para Rasul dengan semangat berkobar-kobar mewartakan Injil. Kelalaian dan diskriminasi dalammelayani jemaat yang paling lemah, yaitu para jandamenimbulkan protes dari sebagian umat yang berbahasaYunani; hal ini segera mendapat perhatian dari para Rasulyang tidak ingin fokus mereka dalam memberitakan firmanterganggu! Pada masa itu, ketika jumlah murid makinbertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orangYahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani,karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikandalam pelayanan sehari-hari. Berhubung dengan itu keduabelas rasul itu memanggil semua murid berkumpul danberkata: "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikanFirman Allah untuk melayani meja. Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenalbaik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kamimengangkat mereka untuk tugas itu, dan supaya kami sendiridapat meemusatkan pikiran dlm doa & pelayanan Firman." (Kis6:1-4).
Keselamatan jiwa karena iman yang tumbuhberkembang karena pemberitaan Injil memang adalah halyang paling utama, namun kondisi minimal kesejahteraanjemaat juga perlu dijaga supaya mereka bisamendengarkan dengan penuh minat. Hanya dengan fokusperhatianlah kita bisa memahami, menerima dan mengakuibahwa perlu pengorbanan untuk menuju kepada kemuliaan!Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagimereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang olehtukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, jugatelah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan."Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taatkepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telahdisediakan. Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamatyang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allahsendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatanyang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluardari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: (1 Ptr 2:7-9).
Dengan terus berusaha untuk memahami danmelakukan kehendakNya, dengan meyakini dan mengalamikebaikanNya dalam hidup sehari-hari, tentu nurani akansemakin peka dalam merasakan dan mengharapterwujudnya janji-janji Allah! "Janganlah gelisah hatimu;percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Dirumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian,tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Akutelah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu,Aku akan datang kembali & membawa kamu ke tempat-Ku,supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ." (Yoh14:1-4). SabdaNya adlh Jalan, Kebenaran & Hidup kita




