Desa Ijo Balit, Labuan Haji, Lombok Timur, NTB terkenal gersang. Saking gersangnya desa ini disbt “Lendang panas” (hamparan panas). Lahan retak2 pertanda kekeringan teramat parah. Luasnya 1200 ha & menampung lbh dr 100 KK. Sebgn besar masyarakatnya hdp dari menambang batu apung dan pasir. Ini membuat desa bertambah kering. Thn ‘82 Lalu Slamet Suryawan Sahak, warga desa Ijo Balit, coba mendatangkan air sungai Perako ke desa, yg berjarak 4 km. Dia membendung sungai tsb dgn karung plastik berisi tanah. Nmn debitnya tdk cukup. Timbul ide utk mendatangkan air dr sungai Sordan, yg debitnya lbh besar, namun terhadang bukit setinggi 14 m. Th 1991, Slamet mulai menggali bukit dgn alat sederhana yaitu linggis & cangkul. Setlh ada kemajuan, org2 desa mulai membantu. Dan akhirnya bukit itu berhasil dibelah dgn panjang galian 1 km shg air sungai Sordan dpt bergabung ke sungai Perako. Volume air yg ckp besar tlh membawa kemajuan pertanian di desa Ijo Balit. Pak Slamet jg membangun kawasan hutan, yg disbt “Lembah Hijau” sbg kawasan wisata, lengkap dgn danau buatan & kolam renang. Berkat perjuangannya yg tdk kenal lelah selama hampir 30 th, Slamet dianugerahi KICK ANDY HERO 2014. Air tlh mengubah desa Ijo Balit dr “Lendang Panas” mjd “Lembah Hijau”. Air tlh membawa “KEHIDUPAN” ke desa Ijo Balit. Bacaan2 hari ini berbicara ttg AIR HIDUP. Bagi daerah kering spt Palestina, air bkn saja jd kebutuhan hidup, tapi tlah jd “Simbol Keselamatan”. Tdk heran kalau kata "air" digunakan 491 kali di dlm Kitab Suci, baik dlm pengertian biasa maupun rohani. Dlm konteks itulah Injil Yohanes hari ini (Yoh 4:5-42) membahas makna AIR HIDUP. Pembahasan itu terjadi dlm percakapan antar Yesus dgn seorg perempuan Samaria di sumur Yakub di daerah Sikhar pd jam 12 siang. Yesus sbg seorg Yahudi sebnrnya tdk blh bertemu & bercakap dgn seorg Samaria, apalagi dgn seorg perempuan. Lbh2 lagi latar blkng hdpnya krg bagus. Percakapan dimulai Yesus dgn permintaan : "Berilah Aku minum". Tanpa menjwb langsung, perempuan Samaria menyinggung permusuhan antar Org Yahudi & Org Samaria. Yesus tdk menanggapi, tapi menyinggung ttg AIR HIDUP. Ternyata makna AIR HIDUP dipahami salah, sehingga Yesus menjelaskannya lebih lanjut. Yang menarik dari pembahasan AIR HIDUP ini adalah perubahan IMAN perempuan Samaria itu. Mula-mula ia anggap Yesus sbg “seorg Yahudi” (ayat 9); lalu menyapaNya sbg “Tuan” (ayat 11, 15); meningkat mjd "seorang Nabi" (ayat 19); kemudian meyakini Yesus sbg “Mesias / Kristus” (ayat 25, 29); & terakhir sbg “Juruslamat dunia” (ayat 42). Setlh yakin bhw itu MESIAS, dia mewartakan keyakinan imannya itu kpd org sekotanya & mereka dtg menemui Yesus. Mereka akhirnya percaya jg & minta agar Yesus tinggal bersama mereka. Inilah klimaks proklamasi iman mereka : "Kami percaya, bkn krn apa yg kau katakan, melainkan karna kami sendiri tlh mendengarNya. Dialah benar2 JURUSLAMAT DUNIA" (ayat 42). Ada bbrp hal penting dr kisah ini : 1) Kedatangan Yesus menghapus sekat permusuhan antar suku bangsa & jg antar pribadi. Org Yahudi bisa bergaul dgn Org Samaria; seorg perempuan berdosa bisa bercakap2 dgn seorg Rabi - simbol kesalehan (ayat 31). 2) Perubahan iman perempuan itu terjadi krn dia “terbuka” & “bersedia mendengarkan”. Sikap itu memungkinkan dia utk menerima penjelasan lbh jauh ttg makna AIR HIDUP & SIAPAKAH YESUS itu. 3) Seseorg tdk pernah menerima Kristus utk dirinya sendiri, melainkan utk diwartakan & membawa org lain kpd Kristus (ayat 29). 4)Perjumpaan dgn Yesus mengubah status & harga diri kita. Harga diri perempuan Samaria sbg org berdosa berubah setlh berjumpa dgn Yesus. Rasa malu utk berjumpa dgn sesama penduduk kota (cat. itu sebabnya dia ke sumur jam 12 siang) tlh sirna krn berjumpa dgn Yesus. Yesus tlh menghapus rasa mindernya. 5) Iman krn pewartaan org lain berubah mjd iman krn perjumpaan. "Saya percaya kpd Yesus, bkn lagi krn kata2 org lain, melainkan krn saya mengalaminya sendiri". Perjumpaan personal dgn Yesus jauh lbh berkesan. 6) Perjumpaan dgn Yesus mendorong kita utk tinggal bersama dgn Dia & jd sahabatNya (bdk. ayat 40). Inilah makna AIR HIDUP, yg adalah YESUS SENDIRI. YESUS tlh mjd AIR HIDUP krn DIA tlh menghapus sekat antar pribadi, antar suku; Dia mengajar kita utk mengetahui lbh jauh ttg kebenaran & kekayaan ilahi; mjdkan kita slalu dekat dgn Allah dan menjadi pewarta kehadiran Allah. Maka benarlah yang dikatakan Yesus : "Barangsiapa minum AIR yang Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya" (ayat 14). Semoga !




