
Bacaan I : Yes. 63:16b-17; 64:1,3b-8; Bacaan II : 1Kor. 1:3-9;
Bacaan Injil : Mrk. 13:33-37.
SENANTIASA BERJAGA-JAGA DAN SETIA
Minggu ini merupakan permulaan masa Adven yaitu masa persiapan menyambut Natal sekaligus masa penantian dan menjadi kesempatan bagi kita untuk melaksanakan pertobatan, bukan hanya ritual saja namun yang paling penting adalah perubahan tingkah laku, mengarahkan hidup kita pada Tuhan.
Dalam bacaan Injil hari ini, kata “berjaga-jaga” diulang sebanyak empat kali. Pengulangan ini menunjukkan sesuatu yang penting yaitu mengajak kita untuk mempunyai sikap waspada. Apa yang perlu kita waspadai? Tuntutan dunia dan kesibukan yang mengalihkan perhatian kita dari penantian kelahiran Kristus itulah yang menjadi salah satu kewaspadaan kita. Kesibukan dapat menjadi kegelapan yang membuat kita tertidur dan melupakan Tuhan. Tuhan menghendaki kewaspadaan kita agar tidak larut dalam keduniawian yang menjauhkan kita dari-Nya. Maka seruan Yesus: Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta (Mrk. 13:35), perlu ditanamkan dalam hati dan pikiran orang beriman serta dilaksanakan dalam kehidupan setiap hari.
Sikap yang tidak waspada dan tidak takut akan Allah dikeluhkan nabi Yesaya dalam bacaan pertama. Karena sikap mereka, Israel digambarkan sebagai bangsa yang najis. Kesalehan mereka seperti kain kotor. Mereka layu seperti daun dan lenyap oleh kejahatan mereka laksana daun yang ditiup angin (Yes 64:6). Ketidakwaspadaan membuat hidup mereka tidak berarti.
Sementara dalam bacaan kedua Paulus memuji jemaat Korintus dalam suratnya bahwa di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. Melalui bacaan ini, kita diingatkan untuk senantiasa waspada, setia menjalani hidup sesuai ajaran-Nya dan melaksanakan tugas yang Tuhan berikan. Sebab Tuhan adalah setia (1Kor. 1:9).
Saat kita terlena oleh kesibukan dan tuntutan dunia, masa Adven akan kembali menjadi rutinitas dan terlewat begitu saja tanpa makna. Maka, marilah kita jadikan masa Adven ini berbeda dan kita rayakan sepanjang tahun di dalam hati dan kehidupan kita dengan selalu berjaga-jaga. Selamat memasuki masa Adven, senantiasa berjaga-jaga dan setia! (AP)




