
Bacaan I : Kel. 24:3-8; Bacaan II: Ibr. 9:11-15; Bacaan Injil: Mrk. 14:12-16,22-26.
Tumbuh di dalam Tuhan
Hari ini Yesus mengajarkan: “Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah — dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.” Pengajaran ini mengindikasikan pertumbuhan Kerajaan Allah di dalam diri kita adalah sebuah proses bertahap yang berlangsung terus menerus. Dari kecil kita mulai dari belajar berjalan, bersekolah sampai menguasai berbagai kemampuan, semuanya harus melalui proses dan kerja keras yang panjang. Dalam perumpamaan orang yang menaburkan benih di Injil hari ini, buah-buah yang dihasilkan adalah hasil kerja sama kedua belah pihak, yaitu si penabur benih harus menjaga benihnya dari gangguan, dan memberi pupuk, sementara Tuhanlah yang memberi pertumbuhan pada benih itu.
Pengajaran Yesus hari ini bisa kita rasakan dalam kehidupan kita. Sesungguhnya setiap hari kita juga menaburkan kata-kata dan perbuatan kepada diri kita, anak-anak kita, dan juga orang lain, dan setelah melalui proses panjang itu tanpa disadari kita menemukan hasilnya dalam diri kira, diri anak-anak kita, maupun diri orang-orang di sekitar kita, baik hasil yang baik sesuai harapan, atau hasil yang mengecewakan. Karena setiap yang kita taburkan adalah seperti biji sesawi, yang bila dijaga dengan baik pertumbuhannya akan menjadi pohon yang besar dan melindungi, atau sebaliknya mati kering mengecewakan.
Bagaimanakah caranya menjaga benih Kerajaan Allah dalam diri kita? Rasul Paulus mengatakan: “Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya.” Kita dapat menjaga pertumbuhan benih itu dengan berusaha berdoa dan membaca firman Tuhan setiap hari, dan akan lebih baik lagi bila kita mengambil sebuah buku dan mencatat apa saja yang kita alami dan rasakan setiap hari, karena dengan catatan itu, selain bisa menjaga proses pertumbuhan dalam hidup, juga bisa membuat benih-benih yang kita sebarkan menjadi makin baik, itulah yang disebut tumbuh di dalam Tuhan. –aj




