
Bacaan I: Yeh. 18:25-28; Bacaan II: Flp. 2:1-11; Bacaan Injil: Mat. 21:28-32.
APAKAH ANDA SEORANG PHP KEPADA TUHAN?
PHP adalah singkatan dari Pemberi Harapan Palsu. Istilah ini digunakan sebagai sebutan untuk orang yang suka memberikan harapan (janji) namun tidak kunjung membuktikannya. Dalam urusan cinta antar orang muda sering muncul statemen ini: "Dia sering ngasih aku harapan tapi tidak pernah dibuktiin, dia sering PHP-in aku". PHP tidak hanya terjadi pada dunia orang muda tetapi juga melanda semua aspek kehidupan manusia. Dalam dunia hukum ada wanprestasi, dalam dunia politik ada banyak PHP dalam janji kampanye, dalam dunia sosial ada banyak ketidaksetiaan dalam pertemanan, dalam hidup keluarga ada PHP antar anak dan orangtua, antar suami dan istri. Singkatnya PHP sudah merupakan bagian hidup manusia sehingga belum asik kalau belum memberi harapan palsu pada orang lain. Akibat psikologis dari PHP adalah kehilangan kepercayaan, kecewa, stress hingga gila. Dalam analogi yang sama, Yesus menggambarkan kepada kita dalam injil hari ini, karakter anak sulung dan anak kedua yang mewakili keadaan sosial dan spiritual umat Israel saat itu. Anak sulung memberi harapan palsu kepada orangtuanya, menjawab ya tapi tidak melaksanakan janjinya. Sebaliknya anak kedua menjawab tidak tetapi kemudian menyesal dan pergi juga. Kedua karakter ini mewakili para pemuka agama di satu pihak dan orang-orang berdosa di pihak yang lain. Yesus mengapresiasi anak kedua karena melaksanakan kehendak ayahnya. Dalam posisi yang sama Yesus juga menerima para pemungut cukai dan perempuan sundal karena mereka mendengarkan firman Allah, bertobat dan mengikuti Yesus. Sebaliknya para pemuka agama mendengarkan firman Tuhan sejak Yohanes Pemandi hingga Yesus, menguasai semua aturan agama tetapi tidak melaksanakan firman Tuhan. Pesan Yesus di sini jelas bahwa keselamatan orang Kristen tidak terletak pada janji keanggotaan sebagai orang Kristen, juga bukan penguasaan aturan dan ilmu agama tetapi ada dalam mendengar, dan melaksanakan firman Tuhan yang diwartakan Yesus. Pertanyaan refleksi Minggu ini: apakah anda sudah menjadi pelaksana firman Tuhan atau masih pada tahap PHP kepada Tuhan?? (LN)




