
Bacaan I: Kis. 2:14,22-33 ; Bacaan II: 1Ptr. 1:17-21; Bacaan Injil: Luk. 24:13-35.
WALK WITH GOD
Kisah penampakan masih menghiasi bacaan di Minggu Paskah ketiga ini. Adalah Kleopas dan seorang murid pergi dari Yerusalem ke Emaus. Tidak diceritakan secara jelas maksud mereka ke Emaus. Ditengah perjalanan, seorang Musafir bergabung dengan mereka. Lalu terjadilah dialog yang menarik. Kleopas dan seorang murid itu berkisah bahwa Guru yang mereka harapkan membebaskan Bangsa Israel, mati disalibkan (Luk 24:20-21). Tiga hari kemudian, mayatNya raib dan tersebar berita di kalangan para murid bahwa saat mereka mengunjungi makam, tampaklah malaikat-malaikat yang mengatakan bahwa Guru mereka hidup (ay 23). Namun tidak ada yang melihat-Nya. Kejadian ini sepertinya cukup membingungkan dan bahkan menggoyahkan kepercayaan mereka, baik kepada Sang Guru maupun kepada rekan-rekan mereka yang lain.
Perjumpaan antara Kristus dengan para murid dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan berbeda dari dua kisah penampakan sebelumnya. Maria Magdalena mendengar sapaan Tuhan Yesus dan dia mengenalNya. Tomas mengalami perjumpaan dengan Gurunya yang mempersilakan dia mencucukkan jari-jarinya pada luka-luka di tubuhNya. Kleopas dan murid lainnya ini mengalami perjumpaan dengan Kristus melalui cara yang berbeda.
Pertama, mereka bertemu dengan Tuhan Yesus melalui pengajaran Kitab Suci mulai dari kitab-kitab Musa dan para nabi. Mereka menjadi mengerti bahwa Mesias bukan seperti yang selama ini mereka pikirkan (ay.26-27). Pengajaran ini sungguh mengena di hati mereka (ay.32).
Kedua, mata mereka terbuka saat Tuhan Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah roti dan memberikannya kepada mereka, Itulah perjamuan yang biasa dilakukan oleh Sang Guru bersama para murid. Melalui Sakramen Ekaristi, perjumpaan dengan Kristus terjadi.
Pandemi Corona ini membuat akses mengikuti Perayaan Ekaristi di Gereja menjadi tertutup. Namun perjumpaan dengan Kristus dapat kita wujudkan dengan membaca Kitab Suci. Pada saat itulah Kristus sendiri yang mengajarkan kita mengenai arti Mesias yang sesungguhnya, seperti yang dilakukanNya kepada Kleopas dan murid lainnya saat berjalan bersama menuju Emaus.
Mari kita berjalan bersamaNya, mendengarkan pengajaranNya dengan membaca Kitab Suci. When you walk alone, it called a race. When you walk with God, it called grace! (CT)




