
Bacaan I : Yeh. 37:12-14; Bacaan II: Rm. 8:8-11; Bacaan Injil: Yoh. 11:1-45.
Yesus Membangkitkan Lazarus dari Kematian
Pada Masa Prapaskah Pekan Kelima ini kita diajak untuk merenungkan kisah Yesus menghidupkan Lazarus dari kematiannya [Yoh.11:1-45]. Pesan utama yang ingin disampaikan Yesus adalah bahwa kebangkitan akan mengalahkan dan membinasakan kematian [Yoh.11:25-26].
Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"
Apa yang bisa diserap bagi tumbuh kembangnya iman kita dari kisah mukjizat Yesus ini?
Pertama, kita bisa meneladani Marta dan Maria yang memiliki relasi pribadi sangat dekat dengan Yesus. Ia pun mengasihi Marta dan Maria karena iman mereka. Iman mereka inilah yang menghadirkan Yesus bagi Lazarus [Yoh.11:3-4]. Hubungan pribadi dengan Tuhan tak dapat serta merta datang, tetapi melalui proses relasi intim yang dibangun, dan terus-menerus disiram, dipelihara meski kadangkala ada dinamika jatuh-bangun.
Kedua, dalam situasi kesedihan, kesusahan, dan kesulitan, keluarga Marta dan Maria tetap ingat kepada Tuhan. Mereka pasrah dan dengan ketulusan hati mohon pertolongan Yesus. Kesetiaan Marta dan Maria, kesetiaan kitalah yang akan meluluhkan hati Yesus [Yoh.11:33-35]. Ia tetap datang ke rumah Marta dan menjenguk Lazarus yang sudah empat hari meninggal. Soal waktu dan kehendak Allah di tengah-tengah penderitaan kita, rupanya berbeda dengan apa yang kita ingini. Allah tetap menjawab doa kita, tentu saja seturut kebijaksanaan dan kasih-Nya. Kini di saat kita semua mengalami ancaman wabah virus corona, serahkanlah hidup kita pada Tuhan, biarlah kehendak-Nya yang terjadi.
Ketiga, bagi kita yang beriman kepada Kristus, kematian itu bukanlah akhir yang menakutkan. Tetapi justru sebaliknya. Peristiwa kematian adalah pintu menuju kehidupan kekal, hidup bersama Bapa [1Kor.15:42, 54]. Inilah inti iman kita dan kehadiran Yesus di dunia.
Selamat menjalani akhir Masa Prapaskah dan menyambut Kemenangan Salib Kristus. Tetap jaga kesehatan. Tuhan memberkati. (VH)




