
Bacaan I: Yes. 11:1-10; Bacaan II: Rm. 15:4-9; Bacaan Injil: Mat. 3:1-12.
Bertobatlah !
Dalam Injil hari ini, Yohanes pembaptis berkata dengan tegas “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat !” (Mat 3:2). Orang inilah yang dimaksudkan oleh nabi Yesaya yang akan mempersiapkan jalan bagi kedatangan Tuhan dengan mempertobatkan banyak orang melalui pembaptisan di Sungai Yordan. “Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskankanlah jalan bagi-Nya” (Mat 3:3b).
Untuk menerima kedatangan Tuhan diperlukan hati yang lurus, hati yang tidak berlika-liku, hati yang bersih sehingga mampu untuk melihat sosok Sang Penyelamat yang akan datang, karena itu diperlukan usaha rohani untuk mempersiapkannya. Karena bertobat bukanlah sesuatu yang mudah seperti apa yang dikatakan. Yohanes dan Yesaya menggunakan perumpamaan situasi nyata di padang gurun yang mengelilingi kota Yerusalem sebagai pusat keagamaan bangsa Yahudi masa itu. Untuk mencapai Yerusalem, mereka harus menempuh medan yang sulit, berliku-liku dan sukar ditempuh. Demikian pula bila kita hendak bertobat, akan menempuh jalan yang tidak mudah. Kita harus meninggalkan kesombongan, kemunafikan, egoisme, kekerasan, kepalsuan, kebencian, iri dengki dan lain sebagainya yang membawa kita semakin jauh dari Tuhan. Dunia sekitar kita dengan segala kemewahan, kenyamanan, teknologi, pengetahuan, persaingan, popularitas sering lebih menarik perhatian dibandingkan dengan Dia yang datang untuk menyelamatkan kita.
Paulus menekankan kepada jemaat di Roma untuk hidup rukun sesuai dengan kehendak-Nya, sehingga dengan satu hati dan satu suara dapat memuliakan Dia. Sebab itu kita harus dapat menerima satu akan yang lain, sama seperti Kristus yang telah menerima kita untuk kemuliaan Allah (bdk Rom 15:5-7). Tidak ada yang akan berbuat jahat atau berlaku busuk, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan Tuhan. Seluruh bangsa akan mencari dan memuliakan Dia (bdk. Yes 11:9).
Apakah kita sudah bertobat ? meninggalkan cara hidup lama yang jauh dari Dia dan tetap selalu setia hidup dalam kasih-Nya dengan iman yang teguh ? Semoga ! (IS)




