
Bacaan 1 : Keb (18:6-9), Bacaan 2 : Ibr (11: 1-2, 8-19), Injil : Luk (12 : 32- 48)
Tuhan Ingin Kita Sabar dan Setia
Saudara/i terkasih dalam Kristus, Minggu ini Tuhan Yesus mengingatkan kita melalui Injil Lukas 12:32-48 (12:35-40) dalam bahasa perumpamaan. Intinya agar kita selalu siap sedia dan waspada saat menantikan kedatangan-Nya.
[Luk 12:43] "Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang."
Posisi menunggu itu sangat menjemukan. Apalagi menanti sesuatu yang belum jelas kapan akan tiba waktunya. Karena itulah Yesus menasihati kita agar selalu sabar, waspada, dan tetap semangat melayani serta menjaga lampu agar tetap menyala. Ibarat seseorang yang sedang menantikan tuannya pulang dari kondangan pesta perkawinan, maka ketika Sang Tuan datang dan mengetuk pintu, kita dapat dengan segera membukakan pintu bagi-Nya.
[Luk 12:38] "Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka."
Masa menunggu jadi saat paling krusial bagi kehidupan kita. Dalam kondisi seperti ini Tuhan ingin supaya kita tetap sabar, setia, siap sedia, dan berjaga-jaga. "Hendaklah pinggangmu tetap terikat dan pelitamu tetap menyala."
[Luk 12:35] Hanya dengan kesabaran, kesetiaan, dan kepasrahan total pada Tuhan, kita mampu bertahan menunggu. Sosok Nabi Nuh dan kisah keteguhan imannya bisa dijadikan contoh dan teladan.
[Luk 12:40] "Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan." Kehidupan dan kematian itu menjadi misteri milik Allah Sang Raja Semesta Raya. Kita manusia ibarat ikan dan burung seperti yang digambarkan dalam Kitab Pengkotbah 9:12 "Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yang tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, kalau hal ini menimpa mereka secara tiba-tiba."
Yang bisa kita lakukan hanyalah menggunakan waktu singkat yang diberikan Tuhan dengan bekerja dan berkarya bagi Dia mulai sekarang. (VH)




