
Bacaan I: Pkh. 1:2;2:21-23; Bacaan II: Kol. 3:1-5.9-11; Bacaan Injil: Luk. 12:13-21.
Perumpamaan Orang Kaya yang Bodoh
Minggu ini kita diajak merenungkan Sabda Tuhan dari Injil Lukas 12:13-21. Sebuah perumpamaan yang diungkap Yesus tentang ‘Orang kaya yang bodoh’. Makna kebodohan dalam konteks ini berkaitan dengan ketidakmauan dan ketidakmampuan orang memahami kehendak Allah, padahal dia punya pikiran, akal, dan kesempatan.
Cinta buta pada uang dan kelekatan pada kekayaan duniawi jadi inti masalah. Itulah yang jadi penghalang manusia untuk memahami Sabda Tuhan dan mencintai Allah. Yesus menyebut sikap manusia tipe seperti itu sebagai suatu kebodohan karena tidak memahami realitas makna rohani yang jadi hakekat kehidupan. Padahal, bisa jadi dia tak hanya kaya raya, namun juga terpandang, dan bahkan terpelajar.
[Luk 12:15] - Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.”
Yesus beberapa kali menyampaikan sabda senada, tentang sulitnya orang kaya nan tamak masuk ke dalam Kerajaan Allah [Mat 19:16-22]. Bahkan, sampai-sampai Yesus mengatakannya dalam bahasa perumpamaan yang amat keras, 'lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum, daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Surga' [Mrk 10:24-25 dan Luk 18:24-25].
Salahkah orang jadi kaya? Bukan uang dan kekayaan itu yang salah, tapi sifat tamak manusia dan yang bergantung pada uang serta harta kekayaan duniawi, itulah yang dikecam Yesus. Penegasan kembali tentang sabda Yesus itu juga disampaikan Rasul Paulus. Kehidupan orang beriman mestinya lebih mementingkan pencarian sesuatu yang kekal yakni Allah itu sendiri. Bukan harta benda duniawi.
[2Kor 4:18b] "Karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal."
Itulah prinsip orang beriman kepada Allah. Yesus mengingatkan, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tapi dia kehilangan nyawanya?" [Mat 16:26]. Karena itu, "Carilah dulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu." [Mat 6:33]
Selamat berhari Minggu bersama keluarga, Tuhan memberkati. (VH)




