
Bacaan I: Yer. 33:14-16; Bacaan II: 1 Tes. 3:12-4:2; Bacaan Injil: Luk. 21:25-28,34-36.
“…bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."
Hari ini adalah Minggu Adventus yang pertama dalam tahun liturgi Gereja. Bacaan-bacaan dalam liturgi misa hari ini mengajak kita untuk bangkit dan angkat muka, sebab penyelamatan kita sudah dekat. Bangkit dan angkat muka artinya meninggalkan kehidupan lama, membangun sikap tobat dan siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus pada hari Natal.
Mangapa kita harus bangkit dan angkat muka? Nabi Yeremia menjawab bawa, karena yang kita nantikan adalah penyelamat umat manusia. Dia adalah tunas keadilan Daud, yang akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di seluruh negeri, Dia akan membebaskan Yahuda dan memberikan ketenteraman kepada Yerusalem.
Bagaimana supaya kita layak menyambut Yesus yang kita nantikan di hari Natal? Pertama, menjaga diri supaya tidak sarat dengan pesta-pora, kemabukan dan kepentingan-kepentingan duniawi. Kita membutuhkan barang-barang duniawi untuk mendukung hidup keluarga dan pekerjaan, tapi janganlah barang-barang dunia itu menjadi penghalang untuk bisa berjumpa dengan Yesus. Kedua, berjaga-jaga sambil berdoa.
Mengapa berjaga dan doa itu penting? Karena Yesus mengatakan bahwa dengan doa kita peroleh kekuatan untuk luput dari pencobaan dan dengan doa kita tahan berdiri di hadapan Anak Manusia. Hanya seorang pendoa yang mampu berjumpa dengan Yesus dan mampu berdiri berhadap-hadapan muka dengan Yesus. (Luk 21:36) Ketiga, kita harus dengan sungguh-sungguh melakukan persiapan. St. Paulus dalam bacaan kedua mengatakan bahwa, mungkin kita telah melakukan apa yang berkenan kepada Allah untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus, tetapi yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah melakukannya dengan sungguh-sungguh.
Kesungguhan dalam melakukan pertobatan dan pembaharuan diri adalah ekspresi dari iman seorang katolik dalam menyambut kedatangan Tuhannya.
Mari kita mempersiapkan diri di masa Adventus ini, dengan menjalani sungguh-sungguh ketiga kebajikan iman di atas, sehingga kita layak menyambut kedatangan penyalamat kita Tuhan Yesus Kristus di hari Natal kelak. (LN).




