Minggu, 21 September 2014
Hari Minggu Biasa XXV Yesaya 55:6-9;
Mazmur 145:2-3.8-9.17-1:8;
Filipi 1:20c-24.27a;
Matius 20:1-16
JANGAN SOMBONG
“Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir.” (Matius20:16)
Joni dan Kevin sudah berteman sejak kelas 3 SD. Saat kelas 3, Joni mendapat peringkat pertama di kelasnya, sedangkan Kevin mendapat peringkat 16 dari 20 orang. Joni jauh lebih pintar dari Kevin, sehingga dia menjadi sombong dan selalu merendahkan Kevin. Namun tanpa disangka, ketika kelas 6 SD Kevin menjadi jauh lebih pintar daripada Joni. Dia mendapat peringkat pertama sebagai murid terpintar di daerahnya. Joni yang sombong menjadi malu, karena selama ini ia selalu menjelek-jelekkan Kevin. Akhirnya Joni minta maaf kepada Kevin. Mereka menjadi sahabat karib hingga sekarang.
Sahabat, Injil hari ini mengajarkan kita untuk tidak sombong atas kelebihan yang kita miliki saat ini. Kelebihan itu justru harus kita pertahankan dengan sikap rendah hati. Kita tidak perlu malu atas kekurangan kita. Karena bila kita mau berubah, kita pun akan berhasil seperti Kevin. Karena itu, marilah kita terus setia kepada-Nya, agar kita mampu bersikap rendah hati. (Nat).
Doa (†) :
Tuhan Yesus, kami bersyukur atas segala kelebihan dan kekurangan yang kami miliki. Amin.




