Kamis,18 September 2014
1 Korintus 15:1-11;
Mazmur118:1-2.16ab-17.28;
Lukas 7:36-50
KASIH ALLAH TIDAK PANDANG BULU
“Lalu Yesus berkata kepada wanita itu, “Dosamu telah diampuni,” (Lukas 7:48)
Saat Yesus makan di rumah seorang Farisi, datanglah seorang wanita berdosa keapda-Nya. Ia membawa buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis, ia berdiri di belakang Yesus, dekat kaki-Nya. Wanita berdosa itu membasihi kaki-Nya dengan air matanya. Lalu ia meminyaki kaki Yesus dengan minyak wangi. Yesus pun berkata kepada wanita berdosa itu bahwa dosanya telah diampuni. Iman wanita berdosa itu telah menyelamatkannya. Ia diminta Yesus untuk pergi dan tidak berbuat dosa lagi.
Teman-teman, kalau Yesus saja mau bersahabat dengan orang-orang berdosa, itu artinya Yesus tidak pernah piih-pilih teman. Kasih Allah tidak pandang bulu. Kita kaya-miskin, cantik-jelek, pandai-bodoh, tinggi-pendek, kurus-gemuk, semua disayang Allah. Marilah kita belajar mengasihi sesama sebagaimana Allah mengasihi kita tanpa batas dan tidak pandang bulu. (FMS)
Doa (†) :
Tuhan Yesus, ajar kami untuk selalu mengutamakan cinta kasih dan belas kasihan di atas segalanya. Amin.




