Rabu, 22 Januari 2014
1 Samuel 17:32-33,37,40-51;
Mazmur 144:1,2,9-10;
Markus 3:1-6;
MANUSIA LEBIH PENTING
“Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Tetapi mereka itu diam saja.” (Markus 3:4)
Ada seorang yang mati sebelah tangannya di rumah ibadat. Semua yang hadir di situ mengamat-amati Yesus. Mereka penasaran apakah Yesus akan menyembuhkan orang itu pada hari Sabat. Mereka berbuat seperti itu, agar mereka dapat mempersalahkan Yesus. Benar saja ! Yesus tetap menyembuhkan orang yang mati sebelah tangannya itu. Lebih lanjut Yesus memberikan pertanyaan kepada semua yang hadir. "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Semua terdiam mendengar pertanyaan Yesus. Betapa sedih dan marah hati Yesus mengetahui hati mereka yang jahat.
Sahabat, Yesus juga pasti bersedih hati bila kita bersikap seperti cerita tersebut di atas. Kita tidak mau berbuat baik dan menunjukkan kasih kepada sesama hanya karena takut pada aturan yang berlaku. Pantaskah mengorbankan kepentingan manusia daripada aturan itu sendiri ?(RBS)
Doa (†) :
Tuhan Yesus, ingatkan kami untuk selalu mendahulukan kepentingan manusia daripada aturan yang berlaku. Amin.




