Minggu, 15 September 2013
Hari Minggu Biasa XXIV Keluaran 32:7-11,13-14;
Mazmur 51:3-4,12-13,17,19;
1Timotius 1:12-17;
Lukas 15:1-32
KEMBALI KEPADA BAPA
”Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.” (Lukas15:31)
Injil hari berkisah tentang perumpamaan anak yang hilang. Si Sulung adalah anak yang baik. Sedangkan si Bungsu adalah anak yang tidak sopan dan suka berfoya-foya. Namun, ayah mereka sangat menyayangi mereka berdua. Suatu hari si Bungsu pergi menghambur-hamburkan uang ayahnya. Sedangkan si Sulung dengan setia menemani ayahnya. Ayah mereka sangat sedih melihat perilaku si Bungsu yang enggan pulang ke rumah. Sampai pada suatu saat si Bungsu harus kembali ke rumah ayahnya karena kehabisan uang. Ayah mereka senang dan langsung membuatkan pesta untuk anaknya yang telah kembali itu.
Teman-teman, si Sulung dalam kisah di atas menggambarkan anak Tuhan yang baik. Si Bungsu adalah anak Tuhan yang tidak baik. Sedangkan sang Ayah adalah Allah Bapa kita. Jika orang-orang berdosa bertobat, pasti Allah Bapa juga akan menyambut mereka dengan gembira seperti sang Ayah dalam cerita di atas tadi. (Rf)
Doa (†) :
Ya Bapa, kami ampuni kami yang selalu menyakiti hati-Mu. Kami ingin kembali ke dalam pelukan kasih-Mu. Amin.




