Sabtu, 7 September 2013
Kolose 1:21-23;
Mazmur 54:3-4,6,8;
Lukas 6:1-5;
HARI SABAT
“Kata Yesus lagi kepada mereka: “ Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” (Lukas 6:5)
Hari Sabat adalah hari dimana kita semua harus berhenti melakukan segala kegiatan dan pekerjaan kita. Kita diminta beristirahat, dan tidak melakukan apa-apa. Hal tersebut dilaksanakan oleh orang-orang Farisi dengan taat. Berbeda dengan orang-orang Farisi, Yesus dan murid-murid-Nya memilih untuk tetap beraktivitas pada hari Sabat. Bahkan Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke ladang untuk memetik gandum dan memakannya. Karena itu, tindakan mereka diprotes oleh orang-orang Farisi. Mereka merasa Yesus tidak menghormati peraturan mereka. Namun, dengan tegas Yesus menjawab bahwa Ia adalah Tuhan atas hari Sabat. Artinya, Yesus lebih penting dan berkuasa atas hari Sabat.
Teman-teman, mungkin kalian merasa heran mengapa Yesus malah melanggar peraturan hari Sabat tersebut. Namun sebenarnya, tindakan Yesus justru benar. Yesus tidak beristirahat, malah Ia berbuat kebaikan. Bila murid-murid Yesus itu tidak memetik gandum, mungkin mereka akan mati kelaparan. Memang tidak salah untuk beristirahat, namun bila kita bisa berbuat lebih baik bagi sesama dan memuliakan Tuhan. Mengapa tidak? (FMS)
Doa (†):
Ya Bapa ajarlah aku agar mau terus berbuat baik kepada sesamaku. Amin.




