Minggu, 4 Agustus2013
Hari Minggu XVIII
Pengkhotbah 1:2; 2:21-23;
Mazmur 90:3-4,5-6,12-13,14,17;
Kolose 3:1-5,9-11;
Lukas 12:13-21
KAYA DI HADAPAN ALLAH
“Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.” (Lukas 12:21)
Alex adalah anak seorang pengusaha. Ia selalu dimanja dengan harta kekayaan orang tuanya. Namun, ia merasa kesepian. Kedua orang tuanya sibuk, dan tidak pernah sempat membawanya ke gereja. Ia tidak pernah juga diantar mengikuti bina iman. Berbeda dengan Leo. Ia anak seorang pegawai negeri. Hidupnya serba sederhana. Namun, kedua orang tua Leo sangat memperhatikan kebutuhan Leo, baik jasmani maupun rohani. Leo sering diajak ke gereja, dan juga diantar ke bina iman. Alex seringkali sedih dan iri melihat kebahagiaan Leo.
Teman-teman, Alex kaya raya namun tidak bahagia. Itu yang dimaksud Yesus dengan banyak harta, tapi tidak kaya di hadapan Allah. Kaya di hadapan Allah, berarti kaya secara rohani. Kita mempunyai hubungan yang dekat dengan Tuhan. Kita bisa ke gereja, ke bina iman, punya waktu untuk membaca Kitab Suci dan berdoa, dan masih banyak lagi. Sudah kayakah teman-teman di hadapan Allah saat ini ? (TCGP)
Doa (†) :
Tuhan Yesus,jadikan hidup rohani kami kaya di hadapan-Mu. Amin.




