Selasa, 30 April 2013
Kisah Para Rasul 14:19-28;
Mazmur 145:10-11, 12-13ab,21;
Yohanes 14:27-31a
“Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.” (Kisah Para Rasul 14:22)
Paulus dilempari batu lalu diseret ke luar kota oleh orang-orang Yahudi dari Antiokhia dan Ikonium. Namun setelah kejadian itu, Paulus dan Barnabas tetap memberitakan Injil. Bahkan mereka menguatkan hati para murid agar tetap bertekun dalam iman. Mereka juga menasehati bahwa kita terkadang harus mengalami banyak sengsara untuk masuk ke dalam kerajaan Allah.
Yang memang tidak mudah untuk bisa masuk ke dalam kerajaan Allah. Kita harus tekun, sabar, rajin, dan tetap semangat. Seperti kedua rasul di atas, sengsara dan masalah tidak membuat mereka menyerah dan mundur. Sebaliknya justru mereka menguatkan sesama murid dan uamt mereka untuk terus beriman kepada Allah.
Dapatkah kita meneladani sikap Paulus dan Barnabas ? Tidak mudah menyerah meski banyak rintangan dan masalah yang harus dihadapi ? Ingat, ada mahkota surgawi yang tersedia di akhir perjuangan kita (DN)
Doa (†) :
Tuhan Yesus, kuatkan hati kami untuk terus bertekun dlam iman kepada-Mu. Amin.




