Jumat, 22 Maret 2013
Hari Santa Perawan Maria Berdukacita Yeremia 20:10-13;
Mazmur 16:2-3a,3bc-4,5-6,7;
Yohanes 10:31-42
BERSYUKUR, MEMUJI, DAN MEMULIAKAN
tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." (Yohanes 10:38)
Hari ini seluruh umat Katolik memperingati hari Santa Perawan Maria berduka cita. Bunda Maria, seorang wanita yang dipilih Allah Bapa di surga untuk melahirkan Putra-Nya yang kudus, Tuhan Yesus. Bunda Maria, sosok seorang ibu yang berbeda. Ia sangat mengasihi Allah Bapa. Di dalam setiap doa dan perkataan Bunda Maria pun selalu ada bahasa kasih. Ia selalu menghormati, memuji, dan memuliakan Tuhan. Meski hatinya berduka, Bunda Maria hanya menyimpan segala perkara dalam hatinya.
Pribadi Bunda Maria, patut kita contoh. Ia yang dipilih sebagai Ibu Yesus, selalu mengasihi Allah. Tak henti-hentinya ia selalu bersyukur, memuji, dan memuliakan Allah.
Sebagai anak-anak Allah, apakah kita selalu bersyukur, memuji, dan memuliakan Allah? Kita adalah umat pilihan Allah seperti Bunda Maria. Kita pun harus berdoa, selalu bersyukur, serta tidak lupa untuk selalu memuji dan memuliakan Allah. Apakah kita siap untuk tampil beda di antara teman-teman kita? [HT]
Doa (†) :
Tuhan Yesus, ingatkanlah aku agar selalu bersyukur, memuji dan memuliakan nama-Mu di keseharian kami, dalam setiap perbuatan kami. Amin.




