Jumat, 8 Maret 2012
St. Petrus Obazin Hosea 14:2-10;
Mazmur 81:6c-8a,8bc-9,10-11ab,14,17;
Markus 12:28b-34
TOMAT (=TOBAT TAPI KUMAT)
Bertobatlah, hai Israel, kepada Tuhan, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu. (Hosea 14:2)
Rahel adalah anak yang baik. Ia rajin pergi ke gereja, berdoa dengan teratur, dan membaca Alkitab. Rahel juga sering pergi ke bina iman. Di sekolah Rahel ada sekelompok anak nakal. Mereka sangat iseng dan tidak sopan. Suatu hari, kelompok anak nakal itu sengaja menaruh kulit pisang di jalan yang akan dilalui oleh Rahel. Akibatnya, Rahel terpeleset dan jatuh. Teman-teman dan guru Rahel pun melihat kejadian itu. Akhirnya kelompok anak nakal itu dihukum oleh Ibu Guru mereka. Sejak itu, mereka bertobat dan berjanji tidak akan melakukannya lagi.
Nah teman-teman, dari cerita di atas, marilah kita belajar untuk tidak iseng kepada teman-teman kita. Jika kita sudah berjanji untuk tidak berbuat nakal, tapi kita masih melakukannya, maka kita berdosa. Bisa juga kita disebut “tomat” atau “tobat tapi kumat”. Yuk, kita melakukan pertobatan sejati mulai dari sekarang. (Ff)
Doa (†) :
Ya Tuhan, ajarilah kami, agar kami bisa melakukan pertobatan sejati yang sempurna. Amin.




