Minggu, 16 September 2012
Hari Minggu Biasa XXIV
Yesaya 50:5-9a;
Mazmur 115:1-2,3-4,5-6,8-9;
Yakobus 2:14-18;
Markus 8:27-35
BUKTIKAN DENGAN TINDAKAN NYATA
Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yakobus 2:17b)
Tahun lalu pohon mangga di rumahku tidak berbuah. Pohon itu sempat mengeluarkan berbunga. Tapi semua bunganya rontok dan kering. Kami semua sedih. Lalu mama membeli sebuah buku tentang merawat tanaman. Dari buku itu, kami belajar bagaimana supaya pohon mangga bisa berbuah lebat. Akhirnya, mama mengikuti semua petunjuk di buku itu. Mulai dari memberi pupuk hingga vitamin pohon. Setiap hari sambil merawat pohon mangga itu, kami berharap pohon mangga itu berbuah lebat. Apa yang kami harapkan menjadi nyata ! Pohon mangga di rumah kami saat ini sudah berbuah.
Seperti pohon mangga di atas, iman kita juga membutuhkan tindakan nyata. Tidak hanya sekedar tahu saja, tapi harus juga disertai dengan tindakan nyata. Mari kita pupuk dan rawat iman kita setiap hari dengan sikap nyata. Yakinlah iman kita akan tumbuh dan berbuah lebat. Tidak hanya orang di sekitar kita yang senang melihat buah iman kita, tapi Allah Bapa di surga pun ikut senang. (FSS)
Doa (†) :
Tuhan Yesus, kami rindu iman kami bisa berbuah lebat untuk menjadi berkat bagi sesama dan menyenangkan hati-Mu. Amin.




