Selasa, 12 Juni 2012
St. Laurensius Maria Salvi; 1Raja-Raja 17:7-16;
St. Fransiskus Kesy; Mazmur 4:2-3,4-5,7-8;
St. Yohanes dari Sahagun; St. Hilarius Matius 5:13-16
GARAM DAN TERANG DUNIA
"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. (Matius 5:13-14a)
Teman-teman, Tuhan Yesus mengatakan kalau kita adalah garam dan terang dunia. Lalu bagaimanakah kita sebagai garam dan terang dunia melakukan peran kita di dunia ini ? Seperti kita tahu, garam berfungsi untuk mengawetkan atau mencegah pembusukan. Sebagai garam dunia, marilah kita mencegah dunia ini dari kebusukan rohani. Caranya, antara lain dengan memceritakan tentang Yesus yang telah wafat di kayu salib demi menebus dosa-dosa kita. Mengajak orang, agar mereka lebih percaya pada Yesus. Sebagai terang, kita wajib mengajak teman-teman untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan hati Allah. Misalnya : rajin, jujur, kasih pada sesama, dan lain-lain.
Marilah kita semua menjadi garam dan terang dunia bagi Kristus, agar lebih banyak orang mengenal dan merasakan kasih Allah. (MM)
Doa (†) :
Tuhan Yesus, kami ingin menjadi garam dan terang dunia yang membawai sukacita dan kasih-Mu bagi banyak orang. Amin.




