Minggu, 23 Februari 2014
HARI MINGGU BIASA VII
Imamat 19:1-2,17-18
Mazmur 103:1-2,3-4,8,10,12-13
1 Korintus 3:16-23
Matius 5:38-48
“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?”
(1 Korintus 3:16)
ORANG akan memberikan label dan harga kepada sebuah botol kaca sesuai isinya. Cara orang menilai suatu botol akan berkaitan erat dengan isi botol tersebut. Dari perikop 1 Korintus 3, Paulus mengingatkan bahwa setiap dari pada kita adalah bait Allah dimana Roh Allah diam di dalam kita. Seperti botol yang dipakai sebagai media, begitu juga dengan hidup kita. Tuhan ingin memenuhi hidup kita dengan urapan-Nya. Tuhan ingin memakai hidup kita untuk tujuan kerajaan-Nya. Tuhan perlu hidup kita untuk menjadi penyalur berkatNya. Namun sering kali dalam hidup ini kita lebih memilih untuk menutup diri dari Tuhan. Kita tidak membuka hati sepenuhnya untuk Tuhan masuk. Sering juga kita membiarkan diri kita menjadi “kotor” dengan perbuatan dosa yang kita lakukan baik sengaja maupun tidak sengaja. Imamat 19:2 menyatakan bahwa kita harus hidup kudus, sebab Tuhan kita kudus.
Marilah kita semua fokus pada hal yang utama dalam hidup ini. Bukan pada bentuk dari “botol” kita. Bukan pada label yang tercantum pada “botol” kita. Namun pada isi “botol” kita masing-masing. Mungkin juga dalam proses ini, kita perlu mengkosongkan terlebih dahulu hidup kita, untuk memberikan ruang untuk Tuhan masuk.[OW]
Apakah seluruh hidup saya sudah dipenuhi oleh Kristus?
DOA(†)
Tuhan, masuklah ke dalam hatiku dan ubahkanlah aku sesuai dengan kehendakMu. Amin(†)




