Kamis, 30Januari 2014
2 Samuel 7:18-19,24-29
Mazmur 132:1-2,3-5,11,12,13-14
Markus 4:21-25
“Engkau telah mengokohkan bagi-Mu umat-Mu Israel menjadi umat-Mu untuk selama-lamanya, dan Engkau, ya Tuhan, menjadi Allah mereka… ya Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan segala firman-Mu lah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.“
(2 Samuel 7: 24, 28)
DALAM bacaan pertama hari ini raja Daud begitu mensyukuri kasih karunia Tuhan yang tak terhingga. Syukur kepada Allah, kita boleh mengenal Allah. Sudahkah kita selalu bersyukur saat berdoa? Sudahkah kita menyadari bahwa segala sesuatu adalah kasih karunia- Nya dan mensyukurinya?
Saya teringat akan perkataan bahwa kita akan dapat bersuka cita apabila kita dapat mensyukuri apa yang Tuhan telah beri. Saat kita bersyukur, apakah kita juga bersaksi tentang kasih karunia-Nya? “Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian. “ (Markus 4: 21) Saya teringat akan kesaksian teman- teman saya yang begitu menguatkan. Saya juga teringat akan banyaknya kesaksian yang dibukukan dan menjadi berkat bagi banyak orang. Buku-buku tentang kesaksian tersebut adalah buku- buku favorit saya. Jika kita begitu diberkati dengan kesaksian sesama kita, maukah kita juga menjadi saksi-Nya?
Mari saling berbagi berkat. Kita diberkati untuk menjadi berkat. Bagi sesama. Amin. [eS]
Sudahkah kita bersyukur selalu dan menjadi saluran berkat-Nya?
DOA(†)
Ya Bapa, mampukan kami untuk menjadi berkat bagi sesama kami. Amin(†)




