Senin, 27 Januari2014
2 Samuel 5:1-7, 10
Mazmur 89:20,21-22,25-26
Markus 3:22-30
“Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu.”
(Markus 3:27).
YERUSALEM dapat direbut oleh Daud dengan bantuan Tuhan. Ketika Daud menjadikan Yerusalem ibu kota pemerintahannya, kota ini mulai memperoleh berbagai nama, antara lain "Kota Daud" (1 Raja-Raja 2:10), "Kota yang kudus" (Nehemia 11:1), "Kota Allah" (Mazmur 46:5), "Kota Raja Besar" (Mazmur 48:3), "Kota Tuhan" (Yesaya 60:14), dan "Tuhan Hadir Di Situ" (Yehezkiel 48:35). Bahkan, Allah pun membangun Bait-Nya di dalam Yerusalem sebagai tanda kehadiran-Nya di tengah bangsa-Nya. Dalam Injil, Yesus berhasil mengusir setan (Markus 3:22). Yang dimaksud dengan “Orang yang kuat” itu adalah iblis. “Rumah” adalah orang yang kerasukan iblis. “Merampas harta bendanya” berarti mengalahkan kuasa iblis atas orang yang kerasukan.
Kita bisa melihat bahwa segala macam kuasa takluk di bawah kaki-Nya. Dan Tuhan pun tidak akan tinggal diam jika Bait Allah-nya dibawah kekuasaan lain. Kita semua adalah bait Allah. Sehingga kita bisa beriman bahwa Tuhan akan selalu menolong untuk mengatasi semua hambatan dan permasalahan. Mari kita selalu mohon penyertaan Tuhan dalam hidup kita. Bersama Yesus kita dapat melakukan perkara besar[VJs]
Apakah kita selalu sadar akan penyertaan Tuhan dalam hidup kita?
DOA(†)
Ya Allah, jadikan aku bait kudusMu yang berkenan kepadaMu. Amin(†)




